BANYUWANGI (Surau.ID) – Kejuaraan Banyuwangi Ijen Geopark Downhill 2026 sukses mendongkrak perputaran ekonomi warga di kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen, Kamis (17/9/2026).
Ajang sport tourism tahunan ini terbukti menghidupkan sektor UMKM, penginapan komersial, hingga hunian warga lokal yang disewa para pembalap dari berbagai daerah.
Kedatangan ratusan atlet lebih awal untuk adaptasi lintasan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar kawasan wisata.
Dampak Ekonomi Lokal dan Hunian Warga
Warga sekitar memanfaatkan momentum ini dengan menyewakan rumah serta menyediakan katering hidangan kuliner khas Banyuwangi untuk kebutuhan konsumsi harian peserta.
Peningkatan omzet juga dirasakan pengelola akomodasi komersial sekitar lokasi acara yang mencatatkan lonjakan okupansi hingga mencapai 80 persen.
Apresiasi Desa dan Tantangan Lintasan
Pemerintah desa setempat mengapresiasi kolaborasi penyelenggara yang konsisten menjadikan kejuaraan sepeda gunung sebagai motor penggerak ekonomi serta sarana promosi daerah.
Kompetisi utama akan menyuguhkan persaingan sengit para pebalap menaklukkan lintasan menantang sepanjang 2,5 kilometer di Gantasan Bike Park.
“Ajang ini sangat menunjang pendapatan UMKM di Tamansari dan menguntungkan warga yang rumahnya disewa peserta,” ujar Slamet Hariyanto, Kepala Desa Tamansari.
Sinergi pemuda, olahraga, dan pariwisata ini diharapkan terus berlanjut sebagai modal pembangunan ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat desa.