Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
03 Februari 2026 | 13:11 WIB
Daerah

Angin Kencang Terjang Pamekasan, 49 Rumah Rusak dan 177 Warga Terdampak

BPBD Pamekasan
Petugas BPBD Pamekasan melakukan asesmen kerusakan atap rumah warga yang terdampak angin kencang di salah satu kecamatan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (3/2/2026). {Foto: BPBD Pamekasan}

 

PAMEKASAN (Surau.ID) — Angin kencang melanda Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dan merusak sedikitnya 49 rumah warga serta berdampak langsung pada 177 jiwa, Minggu (1/2/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan mencatat bencana ini terjadi di tujuh kecamatan selama dua hari terakhir.

BPBD Pamekasan melaporkan angin kencang menyapu Kecamatan Larangan, Galis, Proppo, Pamekasan, Pegantenan, Tlanakan, dan Pademawu. Dari total rumah terdampak, dua rumah mengalami rusak berat, sementara sisanya rusak ringan dengan kerusakan dominan pada bagian atap. Selain rumah warga, dua toko dan satu masjid turut mengalami kerusakan.

“Dari 49 itu, ada dua toko dan satu masjid. Ini data sementara. Masih ada yang proses pendataan,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pamekasan, Achmad Zainullah, Selasa (3/2/2026).

Ia menjelaskan, bencana angin kencang tersebut berdampak pada 46 kepala keluarga (KK). Meski kerusakan cukup signifikan, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Achmad menegaskan, tim BPBD langsung melakukan asesmen sejak kejadian pada Minggu sore. Sebanyak 21 personel BPBD diterjunkan ke seluruh lokasi terdampak untuk melakukan pendataan dan penanganan awal.

“Tadi malam asesmen dilakukan hingga pukul 21.00. Kemungkinan akan bertambah karena ada rumah rusak yang baru dilaporkan,” ujarnya.

Menurutnya, hampir seluruh bangunan mengalami kerusakan pada bagian atap, meski beberapa rumah juga mengalami kerusakan tembok. BPBD Pamekasan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan karena potensi angin kencang masih mungkin terjadi.

“Angin kencang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari kedepan. Kami berharap semua waspada,” katanya.

Salah satu warga terdampak, Taris (55), warga Desa Samiran, Kecamatan Proppo, menceritakan angin kencang datang secara tiba-tiba dan disertai hujan deras.

“Awalnya ada suara bergemuruh. Lalu asbes teras rumah beterbangan. Semuanya ada 11 asbes yang rusak,” tuturnya.

Saat kejadian, Taris mengaku berada seorang diri di rumah, sementara anggota keluarganya sedang berada di rumah tetangga.

“Saya sempat mengkhawatirkan istri dan anak karena ada di luar rumah. Tapi Alhamdulillah tidak apa-apa. Saat itu disekitar sini ada beberapa rumah yang rusak juga,” pungkasnya.

Sumber: Kompas.com

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id