KRAKSAAN (Surau.ID) – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Pakuniran memperkuat komitmennya dalam mencetak kader militan di tingkat akar rumput (grassroots). Langkah strategis ini dimatangkan melalui pertemuan langsung dengan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan, KH. Hafidzul Hakim Noer.
Sinergi tersebut bertujuan melahirkan generasi muda yang berkarakter kuat dan setia pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah langsung dari tingkat desa.
Ketua PCNU Kraksaan, KH. Hafidzul Hakim Noer, mengapresiasi penuh langkah taktis yang diinisiasi oleh PAC Ansor Pakuniran.
Menurutnya, benteng ideologi di tingkat desa sangat krusial untuk menangkal arus paham radikal dan tantangan zaman.
“Ansor adalah masa depan NU, dan NU masa depan adalah Ansor hari ini. Kaderisasi di tingkat akar rumput adalah kunci utama untuk menjaga marwah organisasi dan melayani umat secara langsung,” dawuh KH. Hafidzul Hakim Noer.
Beliau juga mengingatkan agar proses kaderisasi tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi wajib mengutamakan kualitas spiritual, intelektual, dan kepedulian sosial para kader.
Merespons arahan tersebut, Tim Kaderisasi PAC Ansor Pakuniran menyatakan kesiapannya untuk bergerak cepat. Mereka telah menyusun peta jalan (roadmap) gerakan yang terstruktur, dengan tiga fokus utama.
Pertama, Pemerataan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD): Memastikan seluruh desa di Kecamatan Pakuniran memiliki basis kader Ansor yang tangguh. Kedua, Pendekatan Humanis: Merangkul pemuda desa lewat kegiatan keagamaan, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi kreatif.
Ketiga, Penguatan Ideologi: Membentengi masyarakat bawah dari infiltrasi paham yang bertentangan dengan NKRI dan NU.
Baginya, sinergi dengan PCNU Kraksaan, khususnya dawuh dari KH. Hafidzul Hakim Noer, menjadi energi baru bagi kami.
“Tim Kaderisasi PAC Ansor Pakuniran siap menjadi mesin penggerak untuk mencetak kader-kader militan yang siap mengabdi di akar rumput,” ujar perwakilan Tim Kaderisasi PAC Ansor Pakuniran.
Melalui kolaborasi kuat antara ulama struktural PCNU dan militansi pemuda Ansor ini, kawasan Pakuniran diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang adaptif, berdaya saing, serta tetap kokoh memegang tradisi pesantren.