Probolinggo, Surau.ID – Rumah Tahfidz Center kembali menggelar Wisuda Tahfidz Jawa Timur ke-6 yang berlangsung khidmat pada Minggu, 14 Desember 2025, di Masjid An Nur, Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini diikuti sekitar 500 wisudawan dan wisudawati dari berbagai kategori hafalan Al-Qur’an yang berasal dari lembaga pendidikan dan rumah tahfidz se-Jawa Timur.
Prosesi wisuda menjadi momentum penting dalam meneguhkan semangat generasi Qur’ani sekaligus bentuk apresiasi atas perjuangan para santri dalam menghafal dan menjaga Kalamullah. Suasana masjid dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an, berpadu dengan rasa haru dan kebanggaan para wali santri yang hadir menyaksikan langsung capaian putra-putri mereka.
Salah satu lembaga yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut adalah Madrasah Aliyah Nurul Wahid Al Wahyuni Besuk, yang mengirimkan enam siswi terbaiknya sebagai peserta wisuda. Keikutsertaan ini mencerminkan komitmen madrasah dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an serta membangun karakter religius peserta didik.
Kepala Madrasah Aliyah Nurul Wahid Al Wahyuni, Fathor Rozi, M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para siswi yang berhasil mengikuti wisuda tahfidz tingkat provinsi tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi para siswi. Ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta pembinaan yang berkelanjutan. Semoga hafalan Al-Qur’an yang dimiliki menjadi cahaya dalam kehidupan mereka dan membawa keberkahan bagi madrasah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan pembina tahfidz Madrasah Aliyah Nurul Wahid Al Wahyuni, Ustadzah Himmatul Udzma Al Hafidzah. Ia menegaskan bahwa proses menghafal Al-Qur’an menuntut kesabaran, keikhlasan, dan keistiqamahan yang tinggi.
“Wisuda ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an. Kami berharap para santri tetap istiqamah dalam muraja’ah dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di mana pun berada,” tuturnya.
Salah satu wisudawati, Syarifah Khodijah, mengaku bersyukur dan terharu dapat mengikuti Wisuda Tahfidz Jawa Timur ke-6.
“Saya merasa sangat bahagia dan bersyukur bisa sampai di tahap ini. Wisuda ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus menjaga hafalan dan semakin dekat dengan Al-Qur’an,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya Wisuda Tahfidz Jawa Timur ke-6 ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual serta mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.(*)
