BANYUWANGI (Surau.ID) – Ribuan pekerja informal di Banyuwangi, mulai dari buruh nelayan hingga pedagang kecil, mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui program ASN Banyuwangi Berbagi yang diserahkan saat Upacara Peringatan 17 Agustus di Taman Blambangan pada Senin, 17 Agustus 2026.
Penyerahan simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dilakukan langsung oleh Bupati Banyuwangi kepada para perwakilan penerima manfaat dari kelompok masyarakat prasejahtera yang terdata dalam Desil 1–3 DTSEN Kemensos demi memberikan rasa aman serta kepastian perlindungan saat bekerja sehari-hari.
Hingga saat ini, gerakan sosial rutin yang diinisiasi sejak 2024 tersebut telah berhasil mendaftarkan 1.144 pekerja informal dan menargetkan total 5.000 peserta hingga akhir Agustus 2026 agar jangkauan perlindungan semakin luas merata di seluruh wilayah kabupaten.
Perlindungan Sosial bagi Pekerja Rentan
Program ini dirancang khusus untuk melindungi para pekerja informal yang mengandalkan penghasilan harian dari berbagai risiko kerja tinggi, seperti nelayan laut lepas maupun buruh tani yang sangat rentan mengalami berbagai kecelakaan saat beraktivitas mencari nafkah.
Dengan kepesertaan gratis ini, para pekerja informal mendapatkan hak jaminan pengobatan rawat inap maupun rawat jalan, santunan kematian, hingga perlindungan risiko kecacatan tanpa harus terbebani biaya premi bulanan yang dirasa cukup berat bagi ekonomi keluarga mereka.
Dampak Nyata dan Gotong Royong Lintas Sektor
Kehadiran program perlindungan ini disambut rasa syukur mendalam oleh para penerima manfaat karena mampu menghadirkan ketenangan dalam bekerja serta menjaga kestabilan ekonomi keluarga dari ancaman musibah tak terduga yang dapat merusak kelangsungan hidup.
“Saya biasanya ikut mencari ikan sampai Alas Purwo sampai Bali. Ini pertama kalinya punya BPJS Ketenagakerjaan, Alhamdulillah kerja jadi lebih tenang,” ujar Supriyono, salah satu nelayan penerima bantuan.
Gerakan ASN Banyuwangi Berbagi ini membuktikan bahwa sinergi kuat antara pemerintah daerah, ASN, serta berbagai unsur lintas sektor mampu mewujudkan kepedulian sosial nyata yang berkelanjutan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil secara merata.