PROBOLINGGO (Surau.ID) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mengakses pendidikan layak pada Selasa (3/11/2026).
Saat meninjau SMKN 4 Kota Probolinggo bersama Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai, Khofifah memastikan Pemprov Jatim menyiapkan berbagai dukungan finansial bagi peserta didik kurang mampu.
Penegasan tersebut disampaikan di hadapan perwakilan satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Kota Probolinggo.
Penyaluran Beasiswa Afirmasi Desil 1–4
Wujud konkret pencegahan angka putus sekolah diimplementasikan melalui program Beasiswa Afirmasi Pemprov Jatim.
Khusus di Kota Probolinggo, sebanyak 204 siswa dari kelompok desil 1 hingga 4 tercatat sebagai penerima bantuan pendidikan tersebut.
Dana beasiswa disalurkan secara tunai melalui Bank Jatim agar dapat langsung dimanfaatkan siswa untuk memenuhi berbagai kebutuhan operasional sekolah.
Dorong Penguatan Keterampilan Vokasi
Selain menyerahkan beasiswa, peninjauan tersebut diisi dengan pameran produk unggulan siswa, mulai dari olahan pangan hingga hasil budidaya.
Khofifah mengapresiasi kreativitas peserta didik dan menekankan pentingnya pembekalan keterampilan praktis di samping teori akademis.
Sinergi beasiswa afirmasi dan penguatan vokasi diharapkan terus memperluas akses belajar sekaligus menekan angka putus sekolah di Jawa Timur.