JAKARTA (Surau.ID) — Tottenham Hotspur dikabarkan mulai mempertimbangkan pergantian pelatih setelah menjalani awal musim yang buruk. Manajemen Spurs disebut telah mencari kandidat pengganti Roberto De Zerbi, meski rencana tersebut masih terkendala kontrak sang pelatih.
Laporan Fichajes menyebutkan Tottenham menghadapi persoalan finansial jika memutus kontrak De Zerbi lebih awal. Pelatih asal Italia itu masih terikat kontrak bersama Spurs hingga 2031 sehingga pemecatan berpotensi membuat klub membayar kompensasi dalam jumlah besar.
Situasi ini muncul setelah Tottenham gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan Premier League musim ini. Spurs mencatat tiga kekalahan dan dua hasil imbang sehingga berada di dasar klasemen.
Performa Tottenham menjadi sorotan setelah klub mengeluarkan lebih dari 300 juta poundsterling pada bursa transfer. Namun, investasi tersebut belum berbanding lurus dengan hasil yang didapat di lapangan.
Selain kesulitan di Premier League, Tottenham juga telah tersingkir dari Carabao Cup. Liverpool menghentikan langkah Spurs pada babak ketiga kompetisi tersebut.
De Zerbi sebelumnya mengakui adanya persoalan dalam skuad setelah Tottenham kalah 2-3 dari Aston Villa pada akhir pekan. Ia menyoroti inkonsistensi tim serta kebutuhan akan sosok pemimpin yang mampu menjaga komunikasi dan motivasi para pemain.
“Sulit untuk menjelaskan karena, dalam karier saya, 14 tahun sebagai pelatih, saya belum pernah melihat satu tim seperti kami. Kami sangat rapuh, sangat tidak konsisten,” ujar De Zerbi.
Ia juga menilai Tottenham membutuhkan kepemimpinan yang lebih kuat di dalam skuad untuk menghadapi situasi sulit.
Di tengah hasil yang belum membaik, masa depan De Zerbi di Tottenham pun mulai menjadi perhatian. Kontrak jangka panjang hingga 2031 menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi keputusan klub terkait posisi pelatih.