KAIRO (Surau.ID)— Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (FEB UNUSIA), Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., menjajaki peluang kerja sama internasional melalui audiensi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo.
Audiensi tersebut menjadi momentum strategis dalam memperluas jejaring internasional FEB UNUSIA, khususnya pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi mahasiswa, program magang internasional, serta penguatan hubungan kelembagaan dengan perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri.
Dalam pertemuan tersebut, Kuncoro Giri Waseso menjelaskan bahwa KBRI Kairo telah memberikan kesempatan kepada sejumlah mahasiswa dan kampus asal Indonesia untuk melaksanakan program magang. Pengalaman tersebut membuka peluang bagi perguruan tinggi Indonesia untuk menjajaki keterlibatan mahasiswanya dalam kegiatan diplomasi dan pelayanan publik internasional.
Menanggapi hal tersebut, Aras menyambut positif peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas lulusan FEB UNUSIA.
“KBRI Cairo siap menerima mahasiswa magang dari Indonesia, termasuk membuka peluang untuk mahasiswa FEB UNUSIA,” terang Aras seusai audiensi. 27 Oktober 2026.
Menurut Aras, kesempatan tersebut merupakan langkah penting dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi. Pengalaman magang di lingkungan diplomatik diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa mengenai hubungan internasional, tata kelola kelembagaan, administrasi, komunikasi lintas budaya, serta praktik kerja profesional.
“Kerjasama ini membuka peluang bagi mahasiswa FEB Unusia untuk menjajaki perbandingan konsep ekonomi lintas negara, khususnya soal ekonomi syariah di Mesir”, terangnya.
Bagi FEB UNUSIA, pengembangan kerja sama internasional menjadi bagian dari upaya memperkuat mutu pendidikan dan daya saing lulusan. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki penguasaan teori ekonomi, bisnis, dan akuntansi, tetapi juga memperoleh pengalaman praktis dalam lingkungan kerja global.
Audiensi ini berlangsung dalam rangkaian kunjungan Direktur Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI), Prof. Dr. KH. Ahmad Thib Raya, M.A., ke KBRI Kairo. Kunjungan tersebut turut berkaitan dengan pendampingan 54 peserta Pendidikan Kader Ulama yang mengikuti program short course di Universitas Al-Azhar, Mesir.
Dalam agenda tersebut, Dr. Aras menyampaikan penghargaan kepada Duta Besar RI untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, beserta jajaran KBRI Kairo, termasuk Atase Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Abdul Muta’ali, Prof. Dr. Ahmad Thib Raya Direktur PKUMI serta Koordinator Fungsi Penerangan dan Kebudayaan Muhammad Nursalim.
Pertemuan ini memperlihatkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan perwakilan diplomatik Indonesia dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia.
Ke depan, FEB UNUSIA diharapkan dapat menindaklanjuti peluang tersebut melalui komunikasi kelembagaan dan penjajakan mekanisme program magang yang sesuai dengan ketentuan KBRI Kairo.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen FEB UNUSIA untuk membangun pendidikan tinggi yang berdaya saing global, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan pengabdian kepada masyarakat.