Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
28 Oktober 2026 | 21:30 WIB
Daerah

Ribuan Pemuda Jatim Deklarasikan Komitmen Persatuan di Peringatan Sumpah Pemuda 2026

IMG 20261028 WA0114

 

SURABAYA (Surau.ID) – Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat penting bagi generasi muda untuk mengambil peran nyata dalam menentukan masa depan bangsa. Semangat tersebut mengemuka dalam Konsolidasi Akbar Mahasiswa, Pemuda, dan Santri Jawa Timur 2026 yang diikuti sekitar 5.000 peserta di Lapangan Mapolda Jatim, Rabu (28/10/2026).

Peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur itu menyatukan komitmen untuk menjaga persatuan, menolak perpecahan, serta menjauhi narkoba. Konsolidasi tersebut juga menjadi ruang untuk menegaskan posisi strategis generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menilai semangat kebersamaan yang ditunjukkan para peserta menjadi modal penting bagi pembangunan daerah dan masa depan bangsa.

“Generasi muda Jawa Timur yang akan mengisi Indonesia Emas 2045 hadir dengan semangat yang tinggi. Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, mereka bertekad untuk mengisi pembangunan Jawa Timur agar lebih baik dan lebih maju,” ujar Irjen Pol Dekananto.

Menurut Kapolda, mahasiswa, pemuda, dan santri mempunyai posisi strategis dalam menjaga kondusivitas Jawa Timur sebagai gerbang Nusantara. Ia juga mengapresiasi komitmen peserta dalam menolak perpecahan dan memerangi peredaran narkoba.

Dorongan agar generasi muda memberikan kontribusi nyata turut disampaikan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto. Ia mengingatkan bahwa karya generasi muda dibutuhkan dalam berbagai lingkup kehidupan, mulai dari keluarga hingga negara.

“Teruslah berkarya untuk kemajuan diri kalian sendiri, keluarga, lingkungan, masyarakat, dan negara kita, NKRI. Negara dan bangsa menanti karya kalian,” tegas Mayjen TNI Piek Budyakto.

Ia menambahkan, Kodam V/Brawijaya bersama Polda Jatim berkomitmen penuh mengawal stabilitas wilayah serta program pemerintah.

Di tengah dorongan untuk berkontribusi, Sekda Jatim Dr. Adhy Karyono mengingatkan agar mahasiswa dan pemuda tidak kehilangan daya kritis. Menurutnya, keberanian menyampaikan kritik perlu disertai gagasan yang solutif serta sikap bijak dalam menghadapi perbedaan.

“Janganlah berhenti untuk kritis, tetapi tetap solutif. Perbedaan harus kita sikapi dengan bijak, tetapi kita tetap harus menjaga persatuan,” pesan Adhy.

Sementara itu, Ketua Cipayung Plus Jawa Timur Hendra Prayogi menyoroti pentingnya kecakapan generasi muda dalam menghadapi arus informasi di media sosial. Ia mengajak pemuda untuk bersama-sama menghindari penyebaran hoaks sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan.

“Kami mengajak seluruh pemuda untuk sama-sama menghindari hoaks dan lain sebagainya. Ini poin-poin inti dari kegiatan ini, selain komitmen kami untuk menjaga persatuan sebagaimana yang sudah kami laksanakan dalam deklarasi,” pungkas Hendra.

Konsolidasi akbar yang berlangsung pada peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut menegaskan sejumlah tanggung jawab generasi muda, mulai dari menjaga persatuan, menjauhi narkoba, bersikap kritis dan solutif, hingga menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Semangat menuju Indonesia Emas 2045 pun menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa tidak hanya bergantung pada cita-cita, tetapi juga pada kontribusi nyata generasi muda dalam kehidupan sosial dan pembangunan.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id