Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
28 Februari 2026 | 18:46 WIB
Pesantren

Di Haul Nyai Hj. Himami Hafshawaty, Gus Haris Ajak Perkuat Ukhuwah Lewat Syiar Al-Qur’an

IMG
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memberikan sambutan di haul almarhumah Nyai Hj. Imami Hafshawaty. (Foto: Prokopim)

 

PROBOLINGGO (Surau.ID) – Ribuan jemaah memadati halaman Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 28 Februari 2026.

Mereka mengikuti Lailatul Qiroah ke-26 yang dirangkaikan dengan Haul Almarhumah Al Arifah Billah Ny. Hj. Himami Hafshawaty.
Sekitar 1.000 jemaah hadir dalam kegiatan tahunan tersebut. Acara berada di bawah tanggung jawab Pengasuh Pesantren Genggong sekaligus Ketua MUI Jawa Timur, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah.

Sejak pukul 20.00 WIB, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema khidmat. Para qori dan qoriah tingkat nasional hingga internasional tampil membacakan ayat-ayat suci, diselingi penampilan pemenang Festival Musik Pengantar Sahur (MPS) yang sebelumnya digelar di kawasan yang sama.

Bupati Probolinggo, Muhammad Haris, yang akrab disapa Gus Haris, menilai Lailatul Qiroah bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan ruang penguatan spiritual dan sosial masyarakat.

“Lantunan ayat suci Al-Qur’an malam ini bukan hanya untuk didengar oleh telinga, tetapi juga untuk dihayati oleh hati, agar membawa keberkahan dalam kehidupan kita,” ujar Haris di hadapan jemaah.

Ia menyatakan pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan keagamaan yang membangun, termasuk festival seni islami seperti MPS, sebagai bagian dari syiar dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Probolinggo.

Dalam kesempatan itu, Haris juga menyampaikan perkembangan pembangunan daerah. Ia mengungkapkan, di awal masa kepemimpinannya pemerintah berhasil memperbaiki tujuh jembatan rusak. Namun sejak Desember 2025, tantangan baru muncul akibat faktor cuaca ekstrem.

Tercatat 26 jembatan kembali mengalami kerusakan, empat plengsengan jebol, serta 16 rumah warga terdampak angin puting beliung. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi ujian kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk selalu hadir. Setiap ujian bukan untuk memecah belah, melainkan untuk menguatkan kita agar tetap bergandeng tangan menghadapi persoalan,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo dan sejumlah ulama, di antaranya Abdullah Samsul Arifin yang menyampaikan mauidzah hasanah, serta Ahmad Ahid Sufaidi.

Acara berakhir sekitar pukul 00.35 WIB dalam suasana tertib dan penuh kekhusyukan. Selain menjadi bentuk penghormatan kepada almarhumah Ny. Hj. Himami Hafshawaty, Lailatul Qiroah dinilai sebagai momentum mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus memperkuat peran pesantren dalam membina generasi muda di Probolinggo.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id