SITUBONDO (Surau.ID) – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat sebanyak 43.728 peserta BPJS Kesehatan penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI-JK) dinonaktifkan sementara. Peserta tersebut dijadwalkan akan diaktifkan kembali melalui proses reaktivasi.
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Situbondo, Viskanto Adi Prabowo, mengungkapkan dari total 354.646 peserta PBI-JK yang ditanggung APBN, 310.918 orang saat ini masih aktif.
“354.646 orang peserta PBI-JK tersebut adalah data dari Kementerian Sosial, dan seluruhnya ditanggung pemerintah pusat, dan yang aktif sampai dengan hari ini sebanyak 310.918 orang peserta,” ujarnya di Situbondo, Senin (16/2/2026).
Puluhan ribu peserta yang dinonaktifkan kini tengah dalam proses pengaktifan kembali. Viskanto menyebutkan, hingga Senin (16/2/2026), sekitar 4.000 peserta sudah diajukan untuk reaktivasi.
“Jadi, 4.000 peserta yang diajukan untuk dilakukan reaktivasi ini merupakan data dari fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama, dan prioritas utama bagi masyarakat memiliki riwayat penyakit,” kata dia.
Meski belum aktif, peserta BPJS PBI-JK tetap dapat memperoleh layanan kesehatan melalui program Berobat Tanpa Batas (Berantas) yang diselenggarakan Pemkab Situbondo. Selain itu, peserta juga bisa memanfaatkan PBI daerah atau mendaftar secara mandiri.
“Alternatifnya bagi peserta BPJS Kesehatan PBI-JK yang belum aktif, bisa menggunakan PBI daerah yakni Berantas atau bisa juga mandiri,” jelas Viskanto.
Proses reaktivasi ini dinilai penting untuk memastikan seluruh masyarakat kurang mampu kembali mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis atau membutuhkan perawatan rutin.
Sumber: Antara Jatim