Malang (Surau.ID) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang memastikan proses verifikasi dan validasi data pedagang Pasar Buah Karangploso masih terus berlangsung. Penegasan itu disampaikan saat menerima aksi penyampaian aspirasi puluhan pedagang yang didampingi DPC Masyarakat Asli Madura (MADAS) Sedarah Kabupaten Malang di Kantor Disperindag, Selasa (28/7/2026).
Pemerintah menyatakan telah melakukan sejumlah tahapan untuk menyelesaikan persoalan penempatan kios yang menjadi tuntutan para pedagang. Namun, keputusan akhir masih menunggu arahan pimpinan daerah.
Kepala Bidang Pengelolaan Pasar dan Pedagang Kaki Lima Disperindag Kabupaten Malang, Laili Aliyah, menjelaskan pihaknya masih mencocokkan data pedagang agar keputusan yang diambil sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Pada hari Jumat, sudah kami sampaikan mohon waktu untuk memverifikasi data. Kita telah melaksanakan validasi pedagang pasar dan masih menyampaikan kepada pimpinan, sehingga tidak bisa memberikan waktu pastinya,” terangnya.
Ia meminta seluruh pihak mengawal proses tersebut agar berjalan aman dan transparan.
“Kita kawal bersama, dan semoga bisa berjalan aman,” katanya.
Menunggu Arahan Bupati Malang
Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Astri Lutfiatunnisa, mengatakan instansinya telah menyelesaikan proses verifikasi dan verifikasi faktual (verval) sesuai kewenangan yang dimiliki. Hasilnya telah dilaporkan kepada pimpinan daerah.
“Disperindag sudah bergerak, kita sudah melakukan vervak dan melaporkan pada pimpinan, dan selanjutnya kami menunggu hasil keputusan serta arahan Bupati Malang,” ucapnya.
Ia kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam terhadap persoalan tersebut.
“Kami sudah melakukan tahapan, dan menyampaikan kepada pimpinan: mari kita kawal semua,” tegasnya.
Disperindag menyatakan siap menerima pengawasan publik terhadap proses penyelesaian persoalan kios Pasar Karangploso. Pemerintah juga menegaskan siap bertanggung jawab apabila penyelesaian yang dilakukan tidak membuahkan hasil.
“Jika tidak selesai, maka kita siap untuk dicopot,” pungkasnya.