JAKARTA (Surau.ID) – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta seluruh anggota dewan untuk menjaga sikap, fokus, serta kekhidmatan selama rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang digelar pada Jumat (14/8/2026).
Pernyataan ini merupakan respons atas evaluasi pelaksanaan sidang tahun sebelumnya agar menghindari sorotan publik terkait ekspresi spontan anggota parlemen.
Introspeksi dan Persiapan Menghormati Forum Kenegaraan
Puan memastikan seluruh peserta sidang akan lebih mawas diri dalam menghormati forum tertinggi kenegaraan, terutama saat Presiden RI menyampaikan pidato kenegaraan serta penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
“Insyaallah nanti pada hari H, kami semua tentu saja akan lebih introspeksi, lebih khidmat, akan lebih bisa menjaga diri, dan lebih fokus dalam mengikuti acara kenegaraan tersebut,” ujar Puan saat konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8).
Politikus Fraksi PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa suasana sidang tahun lalu sebenarnya tetap berlangsung khidmat selama agenda pembacaan pidato, dan luapan ekspresi gembira terjadi secara spontan hanya setelah seluruh rangkaian pidato resmi kenegaraan selesai.
Kesiapan Penyelenggaraan dan Imbauan Kebangsaan
Terkait kesiapan penyelenggaraan, Puan membeberkan bahwa persiapan teknis Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI telah mencapai sekitar 80 persen, di mana koordinasi teknis terus dimatangkan bersama DPD RI dan MPR RI.
Ia mengimbau seluruh pihak yang hadir untuk menghindari hal-hal yang berpotensi mencederai kelancaran sidang dari awal pembukaan hingga pembacaan RAPBN 2027 tuntas, agar perayaan kemerdekaan tahun ini berjalan aman dan penuh suasana kebangsaan.
“Dalam menyambut hari kemerdekaan, kita bisa menyambutnya dengan gembira. Tentu saja pada tahun ini kita bisa melaksanakannya dengan gembira, aman, lancar, dan tetap khidmat,” pungkas Puan.