Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
01 Juni 2026 | 10:05 WIB
Nasional

Fase Armuzna Tuntas, Jemaah Haji Indonesia Kembali ke Makkah

IMG_012
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak Pantau Kepulangan Jemaah (Foto: Surau.ID/Dok. Kemenhaj)

 

MAKKAH (Surau.ID) – Fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) tahun 1447 H/2026 M telah resmi berakhir. Kepastian ini disampaikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, tepat setelah seluruh jemaah Indonesia yang mengambil Nafar Tsani meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah pada Sabtu, 30 Mei 2026.

“Hari ini adalah keberangkatan jemaah haji yang melakukan Nafar Tsani. Ini merupakan rombongan terakhir, setelah kemarin jemaah Nafar Awal juga telah diberangkatkan. Artinya, seluruh jemaah kita yang telah menyelesaikan lontar jumrah, baik Nafar Awal maupun Nafar Tsani, sudah tuntas,” ujar Dahnil saat meninjau langsung pergerakan terakhir jemaah di Mina.

Hingga pukul 15.00 Waktu Arab Saudi (WAS), area Mina dinyatakan telah bersih dari jemaah Indonesia. Tidak ada jemaah yang tertinggal di tenda, dan seluruh proses mobilisasi berjalan sesuai rencana.

 

Evaluasi dan Komitmen Peningkatan Layanan

Meskipun fase Armuzna tahun ini dinilai berjalan jauh lebih baik dengan berbagai perubahan signifikan, Kementerian Haji dan Umrah tidak berpuas diri. Dahnil menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi berbagai catatan penting untuk bahan evaluasi ke depan.

Beberapa aspek krusial yang menjadi sorotan evaluasi meliputi standar pelayanan di tenda Arafah dan Mina, serta manajemen tata kelola mabit di Muzdalifah melalui skema murur. “Catatan-catatan dari berbagai pihak kami terima dengan baik. Tentu ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk penyelenggaraan haji berikutnya,” jelas Dahnil.

Dalam sebuah gestur kerendahan hati yang patut diapresiasi, Wamenhaj juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan pelayanan selama fase puncak haji. “Kami atas nama Kementerian Haji dan Umrah memohon maaf. Selama puncak Armuzna tentu ada beberapa catatan, kesalahan, maupun kekhilafan. Semua kekurangan itu menjadi tanggung jawab kami,” tuturnya dengan tulus.

 

Menatap Fase Pemulangan dengan Dedikasi

Dengan selesainya fase Armuzna, fokus utama penyelenggaraan haji kini beralih pada masa pemulangan jemaah ke Tanah Air. Dahnil memberikan pesan tegas kepada seluruh petugas haji agar tetap menjaga kualitas layanan, dedikasi, serta keramahan saat melayani jemaah yang kini berada di hotel-hotel Makkah.

Tak lupa, ia mengimbau kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta seluruh jemaah untuk tetap menjaga kedisiplinan. Mengingat perjalanan panjang menuju Tanah Air, jemaah disarankan untuk tidak terlalu memaksakan diri dalam berkegiatan agar kondisi fisik tetap terjaga hingga tiba di kampung halaman.

Kesuksesan fase ini adalah buah dari ketertiban jemaah dan dedikasi luar biasa para petugas di lapangan. “Terima kasih untuk jemaah yang sudah sangat tertib dan para petugas yang telah mendedikasikan dirinya. Mudah-mudahan semua upaya kita diridai oleh Allah SWT,” tutup Dahnil.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id