JAKARTA (Surau.ID) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Festival Nyebrang di Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (15/06/2026) untuk memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Kegiatan ini menjadi ajang syukuran bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya persiapan menyambut usia Jakarta yang ke-500 tahun pada 2027 mendatang.
Pemanfaatan Ruang Terbuka sebagai Interaksi Publik
Pemilihan Taman Bendera Pusaka sebagai lokasi festival bertujuan untuk mendorong pemanfaatan taman kota sebagai ruang interaksi publik yang aktif. Sesuai arahan Gubernur Pramono Anung, pemerintah daerah berkomitmen untuk memindahkan berbagai kegiatan ke ruang terbuka, yang terbukti telah meningkatkan kunjungan masyarakat ke taman kota dalam tiga bulan terakhir.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa acara ini bukanlah sebuah pesta, melainkan bentuk rasa syukur. “Kami sengaja menggelar Festival Muharam ini di ruang terbuka. Kalau dibilang pesta, ini bukan pesta, melainkan syukuran. Kita bersiap untuk berhijrah karena tahun depan Jakarta akan memasuki usia 500 tahun. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Rano Karno.
Pelestarian Tradisi dengan Inovasi Keamanan
Untuk memeriahkan suasana, festival ini diisi dengan kirab pawai obor elektrik sebagai penanda tradisi khas Indonesia. Penggunaan obor elektrik dipilih oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi cuaca sekaligus untuk mengedepankan aspek keamanan. Melalui peringatan tahun baru ini, pemerintah mengajak warga untuk terus memperkuat sinergi, menjaga kebersihan lingkungan, serta merawat kota dalam rangka transformasi Jakarta sebagai kota global.