PROBOLINGGO (Surau.ID) – Pesantren Nurul Jadid Wilayah Al-Hasyimiyah menggelar perlombaan Gema Takbir untuk menyambut Hari Raya Idul Adha pada Rabu malam (27/05/2026). Kegiatan yang berlangsung selepas salat Isya berjamaah itu diikuti delegasi santri dari berbagai daerah di lingkungan Al-Hasyimiyah dengan menampilkan kreativitas seni islami dan nuansa kebersamaan.
Acara dibuka secara resmi oleh panitia lomba di hadapan ratusan santri yang memadati area kegiatan. Ketua panitia menyampaikan bahwa perlombaan tersebut bukan semata-mata ajang kompetisi, melainkan bagian dari syiar Islam sekaligus upaya menghidupkan malam Idul Adha di lingkungan pesantren.
Sepanjang perlombaan, tiap kelompok menampilkan variasi gema takbir dan selawat yang dipadukan dengan irama bedug. Penampilan peserta juga diperkuat dengan dekorasi panggung yang dirancang secara kreatif sesuai identitas masing-masing delegasi.
Suasana kegiatan berlangsung tertib meski dipenuhi antusiasme penonton. Para santri terlihat mengikuti arahan panitia dan menjaga kekompakan selama acara berlangsung.
Salah satu peserta, Bilqis, santri utusan daerah Zahroil Batul, mengaku kelompoknya telah melakukan persiapan sejak beberapa hari sebelumnya. Mereka membagi tugas mulai dari latihan vokal hingga penyusunan konsep dekorasi panggung.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi kami. Menyenangkan sekali bisa ikut memeriahkan malam Hari Raya Idul Adha bersama teman-teman seperjuangan di pesantren,” ujar Bilqis.
Dewan juri menerapkan sejumlah aspek penilaian dalam menentukan pemenang lomba. Penilaian tidak hanya berfokus pada kreativitas dan tampilan visual, tetapi juga mempertimbangkan kedisiplinan, sportivitas, serta sikap saling menghormati antar-peserta selama perlombaan berlangsung.
Rangkaian kegiatan berakhir dengan pengumuman pemenang yang disampaikan dewan juri di akhir acara. Seluruh proses perlombaan berlangsung lancar hingga selesai.
Melalui kegiatan tersebut, pihak pesantren berharap semangat ukhuwah islamiyah di kalangan santri semakin kuat. Selain menjadi bagian dari syiar Islam, lomba Gema Takbir juga diharapkan dapat menjadi ruang positif bagi santri untuk mengembangkan kreativitas dan kebersamaan dalam momentum Hari Raya Idul Adha.