Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
24 Juli 2026 | 18:58 WIB
Nasional

Hari Anak Nasional: KPK Kenalkan Pendidikan Antikorupsi kepada Anak lewat Aktivitas Interaktif

KPK Peringatan Hari Anak Nasional
Memperingati Hari Anak Nasional di Makara Art Center Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. {Foto: KPK}

 

Depok (Surau.ID) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanfaatkan momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 untuk memperkuat pendidikan antikorupsi sejak usia dini. Berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), KPK mengajak ratusan anak mengenal nilai integritas melalui berbagai aktivitas edukatif yang dikemas secara interaktif di Makara Art Center Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/7).

Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Dian Novianthi, menegaskan bahwa pendidikan karakter menjadi investasi penting dalam mencetak generasi penerus yang berintegritas.

“KPK memandang anak sangat penting karena selain kita membangun kesejahteraannya, kita juga harus membangun pendidikannya supaya nantinya anak menjadi anak yang berintegritas dan kelak akan menjadi pemimpin Indonesia yang berintegritas serta membawa Indonesia menjadi Indonesia yang maju,” ujar Dian.

Melalui stan edukasi, KPK mengenalkan nilai kejujuran, tanggung jawab, keberanian, dan kepedulian kepada anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan. KPK menilai pembentukan karakter sejak dini menjadi strategi jangka panjang untuk mencegah korupsi sekaligus menumbuhkan budaya integritas di tengah masyarakat.

Belajar Integritas Lewat Permainan

KPK mengemas pendidikan antikorupsi dalam berbagai aktivitas yang dekat dengan dunia anak. Peserta dapat mengikuti kuis Roda Ceria Si Kumbi, pertunjukan boneka Kumbi and Friends, permainan edukatif, kegiatan mewarnai karakter Kumbi, board game antikorupsi, hingga permainan digital berbasis Quizizz.

Kepala Satuan Tugas Jejaring Pendidikan KPK, Bariroh Barir, mengatakan kolaborasi dengan KemenPPPA membuat jangkauan edukasi antikorupsi semakin luas dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

“Melalui kerja sama dengan KemenPPPA, audiens yang terlibat menjadi jauh lebih besar. Ini menjadi peluang yang sangat baik bagi KPK untuk memperkenalkan nilai-nilai antikorupsi kepada lebih banyak anak,” kata Bariroh.

Ia menjelaskan, KPK menyusun seluruh materi dan aktivitas sesuai kelompok usia peserta, mulai dari siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Dengan pendekatan tersebut, anak-anak diharapkan lebih mudah memahami nilai integritas sesuai tahap perkembangan mereka.

Selain menghadirkan kegiatan interaktif, KPK terus mengembangkan berbagai media pembelajaran antikorupsi yang ramah anak. Materi tersebut meliputi buku cerita, komik, dongeng, permainan edukatif, hingga bahan ajar digital yang dapat diakses masyarakat secara gratis melalui laman pendidikan.kpk.go.id.

KPK juga terus bersinergi dengan berbagai kementerian, khususnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk mengintegrasikan pendidikan antikorupsi ke dalam proses pembelajaran. Langkah ini bertujuan agar nilai integritas tidak berhenti sebagai materi di ruang kelas, tetapi menjadi kebiasaan yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari anak.

Sinergi Bangun Generasi Berintegritas

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, mengajak anak-anak Indonesia untuk terus mengejar cita-cita tanpa meninggalkan nilai moral sebagai fondasi kehidupan.

“Jangan pernah takut untuk mengejar mimpi. Belajarlah sebanyak-banyaknya dan manfaatkan teknologi yang tersedia untuk mencapai cita-cita. Namun, akal yang kita miliki harus selalu berjalan bersama budi pekerti,” pesannya.

Bagi KPK, Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun generasi yang berintegritas. Lembaga antirasuah itu meyakini bahwa pencegahan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga harus dimulai melalui pembentukan karakter sejak usia dini.

Menutup rangkaian kegiatan, Dian Novianthi mengajak seluruh anak Indonesia untuk menjadikan integritas sebagai bekal dalam meraih masa depan.

“Kalian adalah calon pemimpin bangsa. Jadilah anak yang jujur, anak yang berani, dan anak yang bertanggung jawab. Dengan karakter itu, kalian dapat membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik di masa depan,” pungkasnya.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id