Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
02 April 2026 | 20:30 WIB
Daerah

Hari Bakti Rimbawan, Jatim Perkuat Kolaborasi Hadapi Ancaman Hutan

IMG
Halal Bihalal Rimbawan Jawa Timur (Foto: Ist.).

 

SURABAYA (Surau.ID) – Rimbawan dari berbagai lembaga kehutanan di Jawa Timur berkumpul dalam satu momentum kebersamaan untuk memperkuat komitmen menjaga hutan dan ekosistem. Kegiatan ini digelar dalam rangkaian Hari Bakti Rimbawan ke-43 Tahun 2026 yang berlanjut hingga bulan Syawal, usai sebelumnya diperingati pada 16 Maret saat Ramadan.

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan ruang konsolidasi lintas lembaga untuk menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan hutan di Jawa Timur.

Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur, Ir. Nur Patria Kurniawan, S.Hut., M.Sc., menegaskan bahwa peran rimbawan tidak terbatas pada tugas teknis di lapangan. “Menjaga hutan bukan sekadar tugas, tetapi merupakan bentuk pengabdian kepada Tuhan, bangsa, dan generasi mendatang. Menjaga hutan berarti menjaga kehidupan itu sendiri,” ujarnya.

Menurut dia, setiap kebijakan dan tindakan di lapangan memiliki dampak luas terhadap keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Kolaborasi Lintas Lembaga

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur beserta unit pelaksana teknis, Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, hingga unit Kementerian Kehutanan di daerah.

Masing-masing instansi memiliki mandat berbeda, seperti pengelolaan hutan produksi, konservasi, hingga rehabilitasi daerah aliran sungai. Namun dalam praktiknya, batas kewenangan tersebut kerap saling beririsan, terutama dalam menghadapi ancaman terhadap hutan.

Karena itu, kolaborasi menjadi faktor kunci. Penguatan perlindungan kawasan, penegakan hukum, rehabilitasi ekosistem, hingga pengembangan ekonomi hijau berbasis keberlanjutan menjadi fokus utama yang ditekankan dalam pertemuan tersebut.

Selain agenda formal, kegiatan juga diisi dengan halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarpegawai dan antarinstansi, sekaligus memperkuat komunikasi dalam menjalankan tugas.

Suasana kebersamaan juga terlihat dalam berbagai lomba internal yang digelar. Kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan solidaritas dan semangat kerja di tengah tekanan tugas yang kompleks.

Di Jawa Timur, tantangan pengelolaan hutan masih cukup besar, mulai dari alih fungsi lahan, konflik manusia dan satwa liar, hingga perburuan ilegal dan degradasi ekosistem.

Dalam konteks tersebut, pendekatan pengelolaan hutan kini terus berkembang menjadi lebih adaptif, kolaboratif, dan berbasis ilmu pengetahuan. Rimbawan tidak hanya berperan sebagai penjaga kawasan, tetapi juga sebagai penghubung antara kepentingan lingkungan dan pembangunan.

Melalui momentum Syawal ini, komitmen tersebut kembali ditegaskan, bahwa keberlanjutan hutan merupakan bagian penting dari masa depan kehidupan.

Penulis: Nurkhaliq BR
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id