PROBOLINGGO (Surau.ID) – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Dakwah STAI Nurul Qadim Probolinggo menggelar Seminar Dakwah sebagai puncak peringatan Dies Natalis di Aula STAI Nurul Qadim, Paiton, Probolinggo, Jumat (24/7/2026) siang.
Mengangkat tema “Strategi Penguatan Ekonomi Pesantren dengan Menekan Inflasi dan Menjaga Nilai Rupiah”, diskusi ini menghadirkan Sekretaris Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) Jawa Timur, Muhammad Hasyim, M.Sos., sebagai pemateri utama. Agenda ini dihadiri jajaran pimpinan kampus, dosen, serta ratusan mahasiswa yang memadati lokasi acara.
Dalam pemaparannya, Muhammad Hasyim menegaskan bahwa lembaga pesantren memegang peranan strategis dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Menurutnya, potensi besar tersebut dapat dioptimalkan melalui pengembangan koperasi, unit usaha internal, hingga pembinaan kewirausahaan bagi para santri.
“Penguatan sektor ekonomi di lingkungan pesantren tidak sekadar mendorong kemandirian lembaga, tetapi juga menjadi benteng nyata dalam menjaga stabilitas perekonomian warga dari ancaman inflasi,” ujarnya.
Ketua Program Studi Manajemen Dakwah, Agus Angga Rizky, menekankan pentingnya wawasan ekonomi bagi para calon dai masa depan.
Ia menilai mahasiswa saat ini dituntut untuk tidak hanya mahir berdakwah secara lisan, melainkan juga harus peka terhadap dinamika sosial-ekonomi umat.
“Melalui seminar ini, kami ingin membuka cakrawala berpikir mahasiswa agar mampu menghadirkan solusi konkret atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” jelasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, David Efendi, menyebutkan bahwa seminar nasional ini menjadi muara dari rangkaian kompetisi yang telah digelar sebelumnya, seperti Lomba Konten Dakwah dan Lomba Opini Dakwah.
Ia berharap forum ini memantik semangat generasi muda untuk berinovasi dalam pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren.
Manfaat kegiatan ini turut dirasakan langsung oleh para peserta. Sinta Ratna, salah satu mahasiswa yang hadir, mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai besarnya peluang kemandirian ekonomi lembaga keagamaan.
Melalui agenda tahunan ini, HMPS Manajemen Dakwah STAI Nurul Qadim menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan lulusan yang adaptif, visioner, serta siap menjawab tantangan zaman melalui pendekatan dakwah dan pemberdayaan masyarakat.