JAKARTA (Surau.ID) – Selama menjalankan ibadah puasa, tubuh tidak memperoleh asupan makanan dan cairan selama berjam-jam. Karena itu, pengaturan pola makan dan gaya hidup menjadi kunci agar tetap berenergi dan terhindar dari rasa lemas sepanjang hari.
Selain memperhatikan menu sahur dan berbuka, menjaga kebiasaan sehat selama Ramadan juga penting untuk mencegah gangguan kesehatan maupun kenaikan berat badan.
Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan agar tubuh tetap fit selama berpuasa.
Sahur berperan penting sebagai sumber energi sepanjang hari. Pilih makanan yang mengandung protein dan karbohidrat kompleks seperti telur, sayuran, buah, kacang-kacangan, roti gandum, oatmeal, atau nasi merah.Tambahkan lemak sehat dari alpukat, ikan, maupun minyak zaitun. Untuk membantu menjaga hidrasi, konsumsi buah yang kaya air seperti semangka atau blewah.
Kekurangan cairan dapat memicu sakit kepala, sulit konsentrasi, hingga gangguan pencernaan. Orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar 2–3 liter air per hari atau setara delapan gelas.
Penuhi kebutuhan tersebut secara bertahap saat berbuka hingga sahur. Hindari minuman berkafein atau bersoda karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
Berbuka dengan kurma dapat menjadi pilihan karena mengandung serat dan gula alami yang mudah dicerna. Setelah itu, lanjutkan dengan makanan bernutrisi seimbang yang mengandung protein, vitamin, dan mineral seperti ayam tanpa lemak, ikan, telur, sayuran, serta nasi merah.
Cara pengolahan juga perlu diperhatikan, sebaiknya dipanggang, direbus, atau ditumis ringan.
Mengonsumsi makanan secara berlebihan saat berbuka atau sahur dapat menyebabkan perut terasa penuh dan tidak nyaman. Makanlah dalam porsi wajar agar tubuh tetap ringan dan metabolisme terjaga.
Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak. Aktivitas fisik ringan hingga sedang seperti berjalan kaki, yoga, atau bersepeda santai tetap dianjurkan. Waktu terbaik berolahraga adalah menjelang berbuka dengan durasi sekitar 30 menit. Hindari aktivitas berat di siang hari untuk mencegah dehidrasi
Kualitas tidur memengaruhi daya tahan tubuh. Usahakan tidur cukup pada malam hari dan, bila perlu, tambahkan tidur singkat sekitar 15–20 menit di siang hari agar tubuh kembali segar.
Ramadan juga menjadi momen mempererat hubungan sosial. Berbuka bersama keluarga atau mengikuti kegiatan keagamaan dapat membantu menjaga suasana hati tetap positif dan mengurangi stres.
Dengan menerapkan pola hidup seimbang, tubuh dapat tetap bugar sehingga ibadah puasa berjalan lancar.Bagi yang sedang menjalani pengobatan, hamil, atau menyusui, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis untuk memastikan kondisi tubuh memungkinkan menjalankan puasa dengan aman.