Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
24 Juni 2026 | 15:57 WIB
Pesantren

Jadikan Al-Qur’an Prioritas Utama di Tengah Kesibukan Santri

IMG 100
Tausiyah Ning Muthmainnah bagi santri Nurul Jadid (Foto: Surau.ID/Ist).

 

PROBOLINGGO (Surau.ID) – Santri Pondok Pesantren Nurul Jadid merayakan pergantian tahun baru Islam dengan tausiyah reflektif dari Ny. Muthmainnah Waqid, S.Th.I., mengenai urgensi introspeksi dan resolusi diri pada Senin malam (23/6/2026).

Kegiatan dalam rangkaian Semarak Muharram 1448 H tersebut menyoroti momentum tahun baru sebagai kesempatan berharga bagi setiap individu untuk memperbaiki kualitas diri melalui proses muhasabah yang tepat dan terukur.

Pergantian tahun bukan sekadar penanda waktu, melainkan refleksi untuk mengevaluasi langkah yang telah dilalui. Santri diajak untuk tidak terjebak pada penyesalan masa lalu, melainkan fokus menyusun strategi perbaikan masa depan.

Momentum Muhasabah Diri

Proses muhasabah merupakan langkah krusial untuk menakar bekal kehidupan. Dengan menengok masa lalu sebagai cermin, santri diharapkan mampu mengambil hikmah dan menentukan arah perubahan yang lebih positif bagi masa depan mereka.

Perubahan nyata dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten, seperti meluruskan kembali niat menuntut ilmu dan menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat agar mampu memberikan pengaruh positif dalam mendukung proses pendewasaan spiritual setiap santri.

Al-Qur’an sebagai Kompas Kehidupan

Mengintegrasikan nilai-nilai agama di tengah padatnya aktivitas pesantren menjadi pesan utama untuk menjaga stabilitas iman. Santri didorong menjadikan Al-Qur’an sebagai prioritas, bukan sekadar pelengkap di kala senggang saja.

“Jika kita merasa sibuk, maka masukkanlah Al-Qur’an dalam daftar kesibukanmu. Karena sejatinya hidup adalah perjalanan, bukan tujuan,” ujar Ny. Muthmainnah Waqid, S.Th.I. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa di balik segala rutinitas akademik, kedekatan dengan kalam Ilahi adalah kompas utama dalam menempuh perjalanan hidup.

Kegiatan ini diharapkan mampu memantik semangat baru bagi para santri dalam berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, baik dalam aspek ibadah, akhlak, maupun ketekunan dalam menggali ilmu pengetahuan.

Semoga setiap langkah yang diambil di tahun 1448 Hijriah ini menjadi batu loncatan menuju keberkahan yang lebih luas bagi diri sendiri, pesantren, dan masyarakat luas di masa depan.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id