JAKARTA (Surau.ID) – Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu, 22 Juli 2026, demi menjalani proses pengobatan penyakit jantung intensif di luar negeri.
Keputusan mundurnya pejabat tinggi tersebut disampaikan langsung melalui akun media sosial pribadinya setelah mendapat restu serta persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto akibat faktor kesehatan.
Meskipun telah melepaskan jabatan utamanya, Nanik disebut-sebut masih diminta oleh Presiden untuk tetap membantu mengawasi jalannya kinerja kelembagaan Badan Gizi Nasional ke depan.
Pelantikan Lima Pejabat Baru
Pengunduran diri ini terjadi secara mengejutkan hanya berselang sehari pasca pelantikan lima pejabat tinggi madya baru guna memperkuat Program Makan Bergizi Gratis.
Pelantikan jajaran pimpinan baru tersebut sebelumnya dirancang sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan sistem pelayanan serta tata kelola pemenuhan gizi nasional di berbagai daerah.
Pembenahan Internal Dan Kinerja
Selama memimpin lembaga ini, berbagai pembenahan internal serta evaluasi ketat terhadap puluhan ribu satuan pelayanan telah berhasil dilakukan secara berkala.
“Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung,” ujar Dirgayuza Setiawan selaku Asisten Presiden Bidang Komunikasi.
Semoga langkah pemulihan kesehatan beliau berjalan lancar serta membawa kebaikan bagi kelanjutan program prioritas nasional yang sedang berjalan.
Estafet kepemimpinan di tubuh Badan Gizi Nasional diharapkan tetap mampu menjaga komitmen mulia dalam melayani kebutuhan gizi anak bangsa dan masyarakat luas.