Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
01 Juni 2026 | 10:05 WIB
Daerah

Khofifah: Semangat Waisak adalah Fondasi Persaudaraan dan Perdamaian Dunia

IMG_006
Khofifah Serukan Kerukunan di Hari Waisak (Surau.ID/ANTARA)

 

 

SURABAYA (Surau.ID) – Peringatan Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) tahun 2026 menjadi momentum refleksi mendalam bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerukan agar nilai-nilai Dharma dijadikan landasan utama dalam memperkuat persaudaraan di tengah berbagai tantangan global yang kian kompleks.

Dalam keterangannya di Surabaya, Minggu (31/5/2026), Khofifah menyoroti kondisi dunia yang saat ini tengah diwarnai oleh polarisasi, ketidakpastian ekonomi, hingga krisis kemanusiaan. Di tengah situasi tersebut, ajaran Dharma dinilai sangat relevan untuk menghadirkan rasa tenang dan harmonis.

“Di tengah berbagai tantangan global, nilai-nilai Dharma mengajarkan pentingnya cinta kasih, kebijaksanaan, pengendalian diri, serta penghormatan terhadap sesama. Inilah fondasi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan,” ujar Khofifah.

Perdamaian sebagai Wujud Saling Menghormati

Tema Waisak tahun ini, “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”, menjadi pegangan bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat toleransi. Menurut Khofifah, perdamaian tidak hanya dimaknai sebagai absennya konflik semata, melainkan hadirnya rasa saling menghormati dan empati dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menekankan bahwa Jawa Timur, yang selama ini dikenal sebagai laboratorium toleransi dan gotong royong, harus terus merawat keberagaman sebagai anugerah terbesar bangsa. “Keberagaman adalah kekuatan. Ketika masyarakat hidup rukun dan mengedepankan kemanusiaan, kita tidak hanya menjaga perdamaian di lingkungan sekitar, tetapi juga berkontribusi nyata bagi perdamaian dunia,” tambahnya.

Momentum Kepedulian Sosial

Selain aspek spiritual, Khofifah mengajak umat Buddha untuk menjadikan Waisak sebagai penggerak aksi sosial. Semangat kepedulian harus melampaui batas latar belakang suku, agama, maupun golongan. Ia berharap energi dari semangat Dharma dapat mendorong lahirnya masyarakat yang inklusif, adil, dan penuh kasih sayang.

Tak lupa, ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh umat Buddha di Jawa Timur yang konsisten berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan menjaga kondusifitas wilayah.

“Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE. Semoga semangat Dharma senantiasa membimbing kita untuk terus menebarkan cinta kasih dan menjaga persaudaraan. Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta, semoga semua makhluk hidup berbahagia,” tutupnya. Pesan Khofifah ini menjadi pengingat bahwa merawat kerukunan adalah tanggung jawab kolektif demi mewariskan kedamaian bagi generasi mendatang.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id