Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
22 April 2026 | 16:47 WIB
Daerah

KOPRI PK PMII STIH Zaha Siapkan SIG-V, Fokus Bangun Nalar Kritis Perempuan

IMG
Ketua Kopri PK PMII STIH, Verawati (Foto:Ist).

 

PROBOLINGGO (Surau.ID) – KOPRI PMII Komisariat STIH Zainul Hasan (Zaha) Kraksaan akan menggelar Sekolah Islam Gender (SIG) ke-V pada 2–3 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Terdidik: Merdeka dalam Nalar Kritis Pergerakan” sebagai upaya membangun kesadaran kritis dan perlawanan intelektual perempuan.

Agenda tersebut diawali dengan pendaftaran peserta pada 20–28 April 2026, dilanjutkan Upgrading Perempuan pada 29–30 April, serta Technical Meeting pada 1 Mei 2026.

Ketua KOPRI PK PMII STIH Zaha Verawati menegaskan, SIG-V bukan sekadar pelatihan formal, melainkan ruang pembentukan kesadaran kritis kader perempuan.

“SIG-V ini bukan sekadar pelatihan formalitas, melainkan sebuah manifesto perlawanan intelektual bagi kader perempuan,” ujarnya kepada Surau.ID melalui WhatsApp.

Ia menyebut kegiatan ini bertujuan mendorong perempuan untuk tidak tunduk pada konstruksi sosial yang membatasi peran mereka.

“Kami ingin menegaskan bahwa kekuatan perempuan tidak terletak pada seberapa diam ia tunduk, melainkan pada seberapa tajam nalar kritisnya membedah realitas,” katanya.

IMG

Fokus Edukasi dan Kesadaran Sosial

Verawati menjelaskan, tema yang diusung mencerminkan semangat transformasi kader perempuan agar mampu berpikir mandiri dan berbasis ilmu pengetahuan.

Ia mengibaratkan kader KOPRI sebagai sosok yang harus mampu bangkit dan bebas dari dogma patriarki.

“Perlawanan ini kami manifestasikan secara nyata melalui dua tahapan krusial,” ujarnya.

Salah satu fokus kegiatan adalah Upgrading Fiqih Wanita yang diarahkan pada penguatan pemahaman teologis perempuan.

Selain itu, KOPRI juga menghadirkan sesi edukasi seksual sebagai langkah preventif menekan angka HIV/AIDS di Kabupaten Probolinggo.

“KOPRI mengambil peran strategis untuk menekan pertumbuhan angka HIV/AIDS di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemilihan waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional menjadi simbol penting bahwa pendidikan harus disertai keberanian bersikap.

“Pendidikan tanpa keberanian untuk melawan adalah kesia-siaan,” ujarnya.

Kegiatan ini terbuka bagi peserta internal maupun eksternal dengan sejumlah persyaratan administratif, seperti formulir pendaftaran, sertifikat MAPABA, dan surat rekomendasi bagi peserta luar.

Peserta juga akan mendapatkan fasilitas berupa sertifikat, modul, id card, konsumsi, serta tumbler dengan biaya pendaftaran Rp20.000 untuk internal dan Rp30.000 untuk eksternal.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id