PROBOLINGGO (Surau.ID) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PC PMII Probolinggo resmi mengaktifkan kembali roda organisasinya melalui agenda Pendidikan Bantuan Hukum yang digelar di Pantai Duta, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (10/5/2026). Selain pembekalan materi, kegiatan ini juga diwarnai dengan nonton bareng film “Pesta Babi” sebagai sarana diskusi kritis.
Setiap komisariat PMII se-Probolinggo mengirimkan lima delegasi untuk mendalami dasar-dasar hukum dan fungsi advokasi. Meski dikemas dalam suasana santai di pinggir pantai, para peserta tampak antusias menyerap materi mengenai peran mahasiswa dalam mengawal isu sosial di tengah masyarakat.
Ketua LBH PC PMII Probolinggo, Moh. Andi Fauzan, menegaskan bahwa agenda ini merupakan langkah konkret untuk menghidupkan kembali peran LBH di internal organisasi.
Menurutnya, kesadaran hukum adalah instrumen penting yang wajib dimiliki oleh setiap kader, tanpa memandang latar belakang program studinya.
“Alhamdulillah, ini adalah kegiatan perdana sebagai tanda LBH PC PMII Probolinggo mulai aktif kembali. Di mana pun kita berada, kehidupan pasti bersentuhan dengan aturan hukum,” ujar Fauzan.
Ia berharap, lewat pendidikan ini, kader PMII tidak hanya memahami teori hukum, tetapi juga mampu menjadi agen kontrol sosial yang konsisten membela hak-hak masyarakat kecil.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PC PMII Probolinggo, Dedi Bayu Angga, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini.
Ia memandang aktivasi LBH sebagai manifestasi gerakan PMII di bidang hukum dan keadilan.
“PMII harus melahirkan kader yang tidak hanya cerdas secara hukum, tapi juga berani memperjuangkan keadilan di jalur advokasi,” tegas Dedi.
Dedi menekankan pentingnya keberlanjutan program ini agar LBH PC PMII Probolinggo benar-benar menjadi inkubator bagi lahirnya generasi baru pegiat bantuan hukum yang militan di wilayah Probolinggo.