PROBOLINGGO (Surau.ID) – Yayasan Mambaul Ulum Al-Hasyimi di Sumberan, Besuk, Kabupaten Probolinggo, resmi membuka Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Ajaran 2026/2027. Program ini memberi peluang bagi calon santri untuk menempuh pendidikan berbasis keislaman yang menggabungkan akademik, agama, dan pembinaan karakter.
Ma’had Nurul Hasyimi didirikan di Desa Sumberan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, dan diasuh langsung oleh KH Hasan Fauzi Hasyim. Beliau adalah putra kedua mendiang KH Hasyim Mino dan Nyai Maimunah, pendiri Pondok Pesantren Nurul Qodim di Desa Kalikajar Kulon, Paiton, yang kini dikenal luas melalui majelis shalawat Syubbanul Muslimin, salah satu majelis shalawat terbesar di Jawa Timur.
Setelah wafatnya KH Hasyim Mino, Kiai Fauzi memilih menetap di Desa Sumberan. Rumahnya selalu ramai dikunjungi masyarakat untuk minta doa, berkah panen, hingga curhat. Julukan “Baginda” disematkan sebagai bentuk penghormatan atas kekeramatannya. Banyak pemuda belajar ilmu kanuragan dan tirakat langsung dari beliau, dengan pesan agar selalu melaksanakan shalat berjamaah, tahajjud, dhuha, dan berdzikir di sepertiga malam.
Sebelum mendirikan pesantren formal, Kiai Fauzi membangun sekolah dasar dan menengah di bawah Yayasan Mambaul Ulum Al-Hasyimi, antara lain: KB Al-Hasyimi & TK Al-Hasyimi, MI Mambaul Ulum Al-Hasyimi, dan SMP Islam Al-Hasyimi.
Barulah pada November 2021, Ma’had Nurul Hasyimi resmi berdiri. Dalam waktu enam bulan, sekitar seratus santri thalabul ‘ilmi menempuh pendidikan di pesantren ini.
Saat ini, Yayasan Mambaul Ulum Al-Hasyimi dikelola oleh putra keempat Kiai Fauzi, Gus Muhammad Maulana Mi’raj, alumni Pesantren Nurul Jadid, yang melanjutkan visi pengembangan pendidikan dan dakwah pesantren.

Lembaga Pendidikan di Bawah Yayasan:
Persyaratan Pendaftaran:
Pesantren menekankan penguasaan Al-Qur’an, bahasa Arab, fiqih, tauhid, nahwu, sharraf, dan akhlaq, sehingga santri tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan karakter.
Program unggulannya meliputi:
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui 081258784828 atau akun media sosial Instagram @mahadnurulhasyimi dan tiktok @mahadnurulhasyimi
Moto pesantren yang menjadi pegangan pesantren ini “Berangkatku karena ilmu, pulangku membawa ilmu.
Moto ini menegaskan komitmen Ma’had Nurul Hasyimi dalam membentuk santri berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.