JEMBER (Surau.ID) — Tingginya angka gangguan kesehatan mental di kalangan generasi muda Indonesia mendorong lahirnya berbagai inovasi yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Salah satunya hadir dari lima mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Jember (UNEJ) yang menciptakan TyCake Mental Wellness Snack Bites, camilan sehat yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan emosional Gen Z.
Inovasi ini berangkat dari fakta yang cukup memprihatinkan. Berdasarkan data Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS), sekitar 34,9 persen remaja Indonesia atau setara 15,5 juta jiwa mengalami masalah kesehatan mental. Sementara itu, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dari Kementerian Kesehatan menunjukkan prevalensi depresi tertinggi berada pada kelompok usia 18 hingga 27 tahun, rentang usia yang didominasi generasi Z.
Melihat kondisi tersebut, tim mahasiswa yang dipimpin Esa Aulia dari Program Studi Sistem Informasi bersama Mohamad Lutfi Majid, Nayla Lisabrina Salsabella, Aura Cahya Maharani, dan R. Jodie Ferdi Ferdyanto Susilo mengembangkan TyCake di bawah bimbingan dosen Karina Nine Amalia, S.Kom., M.Kom.
Ketua tim, Esa Aulia, menjelaskan bahwa TyCake lahir dari kebutuhan generasi muda akan camilan yang tidak hanya praktis dikonsumsi, tetapi juga mampu memberikan dukungan terhadap kesehatan mental di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.
“Kami melihat banyak mahasiswa dan pekerja muda menghadapi tekanan akademik maupun pekerjaan yang memicu stres dan overthinking. Dari situ muncul gagasan untuk menghadirkan camilan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memberikan pengalaman relaksasi dan dukungan emosional,” ujarnya.
TyCake dibuat dari kombinasi bahan alami seperti oat dan pisang lokal yang kaya magnesium serta vitamin B6, nutrisi yang dikenal berperan dalam membantu produksi serotonin atau hormon yang berpengaruh terhadap suasana hati. Produk ini juga memanfaatkan kopi lokal Jember yang dipasok oleh mitra UMKM Storika Coffee untuk memberikan efek rileks dan meningkatkan fokus.
Untuk menjawab kebutuhan konsumen yang beragam, TyCake hadir dalam dua varian utama. Mood Booster Cocoa diformulasikan dengan kandungan yang dapat membantu meningkatkan rasa senang dan semangat, sementara Anti-Overthinking Banana mengombinasikan pisang dan oat yang memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus membantu menenangkan emosi.
Keunikan TyCake tidak hanya terletak pada kandungan nutrisinya. Dengan harga Rp10.000 per kemasan, produk ini menawarkan pengalaman holistic self-care yang terintegrasi langsung dalam kemasan. Setiap pembelian dilengkapi Positive Affirmation Card, yaitu kartu berisi pesan-pesan positif yang dirancang untuk membangkitkan semangat dan motivasi penggunanya.
Selain itu, konsumen juga dapat mengakses berbagai fitur relaksasi digital melalui QR Code yang tersedia pada kemasan. Fitur tersebut mencakup panduan latihan pernapasan (guided breathing) melalui YouTube untuk membantu meredakan kecemasan, playlist relaksasi yang telah dikurasi di Spotify, hingga mini journal interaktif yang dapat digunakan untuk menuliskan pikiran dan refleksi harian.
Konsep inovatif tersebut mendapat respons positif dari pasar. Berdasarkan hasil riset Problem-Solution Fit, sebanyak 77,4 persen responden Gen Z mengaku sering mengonsumsi camilan saat mengalami stres atau overthinking. Menariknya, 80,6 persen responden menyatakan sangat tertarik dengan integrasi kartu afirmasi dan fitur relaksasi digital yang ditawarkan TyCake.
Antusiasme konsumen juga tercermin dari performa penjualan. Dalam kurun April hingga Juli 2026, TyCake berhasil mencatat omzet sebesar Rp3,14 juta dari penjualan ratusan produk. Sementara itu, evaluasi Product-Market Fit menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan mencapai rata-rata 9,5 dari skala 10.
Saat ini, TyCake dipasarkan secara daring melalui sistem pre-order di sejumlah marketplace dan juga tersedia secara langsung di lingkungan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember. Informasi mengenai produk serta edukasi seputar kesehatan mental dapat diakses melalui akun Instagram @tycake dan TikTok @tycake3.
Melalui TyCake, mahasiswa Universitas Jember menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi kampus tidak hanya menghasilkan produk bernilai ekonomi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan kesehatan mental yang semakin banyak dihadapi generasi muda Indonesia.