BATU (Surau.ID) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah meresmikan hasil revitalisasi tiga sekolah Muhammadiyah di Kota Batu pada Minggu (20/9/2026).
Langkah perbaikan fisik bangunan sekolah ini ditujukan untuk menciptakan iklim pendidikan yang semakin bermutu, nyaman, serta merata di seluruh wilayah Indonesia.
Pemerintah menargetkan revitalisasi bagi puluhan ribu satuan pendidikan dengan memprioritaskan sekolah di daerah terdampak bencana, wilayah 3T, dan bangunan rusak berat.
Mekanisme Penyaluran Bantuan
Penetapan penerima bantuan revitalisasi dilakukan melalui sistem pendataan nasional berbasis Data Pokok Pendidikan agar tepat sasaran sesuai tingkat kebutuhan masing-masing sekolah.
Seluruh dana bantuan dikirimkan langsung ke rekening sekolah penerima dengan skema pendampingan serta pengawasan ketat dari fasilitator daerah hingga inspektorat pusat.
Dampak Bagi Lingkungan Belajar
Alokasi anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan ruang kelas baru serta fasilitas penunjang diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta optimalisasi kegiatan belajar mengajar.
“Bagi sekolah yang mendapatkan revitalisasi, bantuan tersebut harus dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pendidikan agar berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembelajaran,” ujar Abdul Mu’ti, Mendikdasmen RI.
Peningkatan mutu sarana fisik menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem belajar yang kondusif demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang unggul.