CIREBON (Surau.ID) – Pemandangan mahasiswa membuka laptop sambil menikmati minuman di kafe kini semakin marak di sekitar kampus-kampus kawasan Cirebon, Minggu (27/9/2026).
Bagi sebagian mahasiswa, kafe bukan lagi sekadar tempat nongkrong. Kehadirannya kini bertransformasi menjadi ruang belajar alternatif untuk mengatasi kejenuhan suasana kos.
Fasilitas seperti akses Wi-Fi gratis dan ketersediaan colokan listrik menjadi alasan utama mereka betah berjam-jam mengerjakan tugas perkuliahan.
Alasan Memilih Kafe Dibanding Kamar
Banyak mahasiswa mengaku suasana kamar atau kos yang monoton kerap menurunkan motivasi belajar. Lingkungan luar memberikan dorongan fokus dan stimulus baru.
Pengeluaran berkisar Rp20.000 hingga Rp30.000 dinilai sepadan dengan kenyamanan dan fasilitas penunjang produktivitas yang didapatkan.
Dampak Produktivitas dan Tantangan Efektivitas
Dosen KPI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Fajar Harits Santoso, menilai suasana kafe memang dapat membantu produktivitas. Namun, potensi distraksi seperti media sosial tetap harus diwaspadai.
“Dampak positif tentu bisa lebih produktif, lebih efektif. Dampak negatifnya lupa waktu, bukan ngerjain tugas malah keasikan scroll Instagram atau TikTok,” ujar Fajar Harits Santoso, Dosen UIN SSNC.
Kemampuan mengendalikan diri dan menentukan target menjadi kunci utama agar waktu di kafe tidak terbuang sia-sia.