Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
23 Juni 2026 | 01:09 WIB
Daerah

Modus Asmara Palsu, Polda Jawa Timur Ringkus Sindikat Love Scamming

IMG 89
Polda Jatim berhasil ungkap sindikat penipuan online (Foto: Surau.ID/Ist).

 

SURABAYA (Surau.ID) — Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jatim, bekerja sama dengan Imigrasi dan Polresta Sidoarjo, berhasil mengungkap sindikat penipuan daring dengan modus love scamming yang melibatkan warga negara asing (WNA). Sebanyak 53 warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan menjadi korban dalam kasus ini.

Tiga Tersangka Diringkus

Dalam kasus ini, pihak kepolisian menetapkan tiga orang tersangka, yakni LNH (WNI), KKP (Warga Negara Ghana), dan AYV (Warga Negara Pantai Gading).

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan adanya pelanggaran izin tinggal WNA di sebuah apartemen di Surabaya, yang kemudian berlanjut pada penemuan perangkat elektronik seperti laptop, ponsel, dan kartu SIM yang digunakan untuk melancarkan aksi penipuan.

Modus Operandi dan Kerugian Miliaran Rupiah

Para pelaku menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura menjalin hubungan asmara melalui media sosial seperti Facebook, TikTok, dan WhatsApp. Sasaran utama mereka adalah perempuan berusia 45 hingga 60 tahun.

Adapun skema penipuan yang dilakukan adalah:

  1. Tersangka AYV bertugas mencari korban dan menjalin komunikasi intens, berpura-pura ingin mengirim hadiah berharga seperti jam tangan atau laptop.
  2. Tersangka LNH berperan sebagai petugas ekspedisi gadungan yang menginformasikan bahwa paket hadiah tersebut tertahan di bea cukai atau imigrasi.
  3. Tersangka meminta korban mengirimkan sejumlah uang sebagai biaya pengurusan agar barang tersebut dapat diterima, padahal barang tersebut fiktif.
  4. Tersangka KKP berperan menyiapkan perangkat elektronik dan menyediakan rekening penampung untuk dana hasil penipuan.

Hasil kejahatan tersebut kemudian dibagi dengan proporsi 65 persen untuk AYV, serta masing-masing 30 persen untuk KKP dan LNH. Berdasarkan penyidikan, para pelaku telah beroperasi sejak Agustus 2025 dan berhasil meraup keuntungan sekitar Rp 1,1 miliar.

Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya korban lain, mengingat terdapat 22 korban yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Timur.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id