Kediri (Surau.ID) — Upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kediri, Jawa Timur, berhasil digagalkan petugas. Pelaku menggunakan modus penitipan barang saat kunjungan untuk menyelundupkan sabu dan telepon seluler kepada warga binaan.
Kepala Lapas Kelas II A Kediri, Solichin, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika seorang pengunjung perempuan berinisial S, istri dari warga binaan berinisial D, datang untuk melakukan kunjungan. Petugas kemudian mencurigai gerak-gerik pengunjung tersebut.
“Petugas mencermati adanya gerak-gerik tidak wajar dari yang bersangkutan meskipun seluruh tahapan pelayanan berjalan sesuai prosedur,” jelas Solichin, dilansir Antara.
Petugas selanjutnya memeriksa barang titipan menggunakan mesin X-Ray oleh Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP). Pada pemeriksaan awal, barang dinyatakan aman. Namun setelah proses X-Ray selesai dan barang diambil kembali oleh pengunjung, petugas melihat adanya upaya memasukkan barang lain ke dalam bungkusan titipan.
Menanggapi temuan tersebut, petugas meningkatkan kewaspadaan dan berkoordinasi dengan Tim Layanan Kunjungan. Petugas penggeledahan badan wanita kemudian melakukan pemeriksaan ulang terhadap barang bawaan sekaligus penggeledahan badan sesuai prosedur.
“Petugas penggeledahan badan wanita kemudian melakukan pemeriksaan ulang terhadap barang bawaan, bersamaan dengan penggeledahan badan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Solichin.
Petugas menemukan dua bungkusan mencurigakan yang kemudian diamankan dan dibuka di Ruang Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kediri. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan dua unit telepon seluler serta dua paket yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat sekitar 22,15 gram.
Kepada petugas, S mengaku barang tersebut rencananya akan diberikan kepada suaminya yang merupakan warga binaan kasus narkotika.
Solichin menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan efektivitas sistem pengawasan berlapis yang diterapkan di Lapas Kediri. Ia memastikan pihaknya terus memperkuat pengamanan, meningkatkan ketelitian petugas, serta memperketat layanan kunjungan dan penitipan barang sebagai langkah pencegahan.
Lapas Kediri juga menegaskan komitmennya untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan bebas dari narkoba guna mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal.