Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
15 Juli 2026 | 21:46 WIB
Hiburan

Murat Yakin Belum Move On, Sebut Swiss Lawan Argentina, Wasit, dan VAR

GettyImages 2285137326.jpg2
Murat Yakin, pelatih Timnas Swiss. (Surau.ID/Getty images).

 

JAKARTA (Surau.ID) —Kekalahan Swiss dari Argentina di perempatfinal Piala Dunia 2026 masih menyisakan kekecewaan bagi kubu Die Nati. Beberapa hari setelah pertandingan, pelatih Murat Yakin kembali menyoroti kepemimpinan wasit dan penggunaan Video Assistant Referee (VAR) yang dinilainya memengaruhi jalannya laga.

Swiss harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 setelah takluk 1-3 dari Argentina di Kansas City Stadium, Minggu, (12/7/2026), pagi WIB. Hasil itu memastikan Argentina lolos ke semifinal untuk menghadapi Inggris.

Pada waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1. Argentina unggul lebih dulu melalui Alexis Mac Allister sebelum Dan Ndoye menyamakan kedudukan untuk Swiss. Memasuki babak tambahan waktu, Julian Alvarez dan Lautaro Martinez mencetak gol yang memastikan kemenangan Albiceleste.

Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-72 ketika Breel Embolo menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Keputusan itu diambil setelah wasit meninjau ulang insiden melalui VAR.

Dalam tayangan ulang, Embolo terlihat terjatuh usai memutar badan dan kakinya mengenai Leandro Paredes. Wasit kemudian menilai penyerang Swiss tersebut melakukan aksi diving sehingga mengeluarkan kartu kuning. Karena sebelumnya telah menerima kartu kuning pada akhir babak pertama akibat melanggar Paredes, Embolo harus meninggalkan lapangan lebih awal.

Kartu merah itu menjadi salah satu penerapan aturan baru VAR yang memungkinkan wasit meninjau kembali pelanggaran yang berpotensi berujung pemberian kartu.

Setelah kembali ke Swiss, Murat Yakin kembali mengungkapkan kekecewaannya terhadap jalannya pertandingan.

“Kami tidak hanya melawan Argentina sang juara bertahan. Tapi, kami juga melawan wasit dan VAR,” ujar Murat Yakin, dikutip dari Tribuna.

Ia juga menyinggung dominasi suporter Argentina di stadion. “Stadion juga dipenuhi 70 ribuan suporter Argentina. Tentu saja ini menyakitkan,” katanya.

Sebelumnya, Yakin juga mempertanyakan keputusan wasit yang memberikan kartu kuning kedua kepada Embolo seusai pertandingan berakhir. Pernyataan tersebut berpotensi menjadi perhatian FIFA karena komentar terhadap perangkat pertandingan dapat dikenai proses disipliner sesuai ketentuan yang berlaku.

Penulis: Khoirul Anam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id