PROBOLINGGO (Surau.ID) – Santri Pondok Pesantren Nurul Jadid diimbau mempersiapkan mental, akhlak mulia, serta sikap jujur dan adil sejak dini guna menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter kuat.
Himbauan tersebut disampaikan Ibunda Ny. Hj. Hamidah Wafie, S.Pd.I. saat menghadiri rangkaian acara Mawaddah Education Award (MEA) ke-VIII di Wilayah Al-Mawaddah pada Jumat (11/09/2026).
Peringatan ini menegaskan pentingnya pembentukan karakter yang kokoh agar para santri mampu menghadapi berbagai tantangan kepemimpinan global di masa yang akan datang secara terarah.
Pembentukan Karakter Santri
Proses penyiapan kepemimpinan santri di lingkungan pesantren tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan memerlukan pembiasaan nilai-nilai kebaikan dan disiplin tinggi dalam kehidupan sehari-hari.
Pesantren memberikan ruang strategis bagi santri untuk melatih tanggung jawab, kerja sama tim, integritas, serta keberanian dalam mengambil peran penting di masyarakat.
Ajang penghargaan tahunan MEA VIII yang digelar di Aula I PPNJ turut memberikan apresiasi tinggi bagi guru, pengurus, hingga santri teladan atas berbagai capaian prestasi mereka.
Pengaturan Strategi Masa Depan
Prestasi yang diraih tidak boleh berhenti sebatas penghargaan formal, melainkan harus dijadikan pijakan awal untuk terus mengasah kualitas diri demi tanggung jawab yang lebih besar.
“Maka, anak-anakku, sekarang persiapkan diri kita untuk menjadi pemimpin di masa depan,” ujar Ny. Hj. Hamidah Wafie.
Melalui pembekalan mental yang tangguh, keadilan, serta kejujuran, lingkungan pesantren dipastikan siap mencetak generasi penerus bangsa yang membawa keberkahan dan kebaikan berlandaskan akhlakul karimah.