BONDOWOSO (Surau.ID) – Pemkab Bondowoso menegaskan komitmennya menjadikan investasi sebagai pintu masuk penyerapan tenaga kerja melalui kegiatan job fair yang melibatkan puluhan perusahaan.
Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid menyampaikan hal tersebut di sela acara yang digelar Dinas PMPTSP dan Tenaga Kerja pada Jumat, 31 Juli 2026.
Capaian penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga 2,55 persen pada 2025 menjadi indikator positif atas kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Strategi Penyerapan Tenaga Kerja
Meski menunjukkan tren positif, pemerintah daerah tetap mengingatkan agar semua pihak tidak cepat berpuas diri mengingat masih ada ribuan pencari kerja yang membutuhkan akses kerja.
“Sehingga dalam kegiatan jobfair kali ini, kami berharap peserta bisa memanfaatkan kegiatan ini sebagik mungkin,” ujar Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid.
Strategi pembangunan ke depan juga bertumpu pada kewajiban investor untuk menyerap tenaga kerja lokal guna menghadirkan kesempatan kerja yang nyata bagi masyarakat.
Peningkatan Kompetensi Pencari Kerja
Dalam perhelatan tersebut, sekitar 40 perusahaan mitra turut berpartisipasi dengan menyediakan lebih dari 1.200 lowongan kerja bagi para lulusan baru dan pencari kerja.
“Investasi tidak boleh hanya berhenti pada angka dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi harus benar-benar dirasakan masyarakat dalam bentuk kesempatan kerja,” tegas Bupati.
Pemkab Bondowoso berkomitmen terus memperkuat dukungan melalui pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi gratis agar tenaga kerja lokal mampu bersaing hingga kancah internasional.