Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
13 Mei 2026 | 11:47 WIB
Daerah

Perkuat Karakter Qur’ani Sejak Dini, MI Walisongo 1 Gelar Apel Pagi di Dalam Masjid

IMG
Kepala Sekolah MI Walisongo 1 Banyuanyar, Mutmainnah saat menjelaskan apel pagi (Foto:Ist)

 

PROBOLINGGO (Surau.ID) – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Nurul Hidayah pada Rabu pagi (13/5/2026). Para siswa MI Walisongo 1 Banyuanyar Tengah tampak berjejer rapi dalam saf-saf yang teratur. Namun, ada yang berbeda dari rutinitas biasanya. Jika biasanya apel pagi digelar di halaman sekolah, kali ini seluruh dewan guru memindahkan kegiatan tersebut ke dalam masjid.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.15 WIB ini diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama (murottal), doa pagi, serta pengarahan dari pihak madrasah.

Suasana Baru di Rumah Ibadah

Kepala MI Walisongo 1, Mutmainnah, menjelaskan bahwa pemindahan lokasi apel pagi ini bukan tanpa alasan.

Menurutnya, atmosfer masjid memberikan ketenangan batiniah yang berbeda dibandingkan lapangan terbuka.

Bagi dia, hari ini kami sengaja memindahkan kegiatan rutin apel pagi ke dalam Masjid Nurul Hidayah. Kami ingin anak-anak merasakan kedekatan yang lebih personal dengan rumah Allah.

“Jika di lapangan kita melatih kedisiplinan fisik, di masjid ini kita mengasah kedisiplinan spiritual,” ujarnya.

IMG
IMG

Menanamkan “Benih” Al-Qur’an Sejak Dini

Salah satu agenda utama dalam apel di masjid ini adalah penguatan literasi Al-Qur’an. Mutmainnah menekankan bahwa mengamalkan Al-Qur’an tidak bisa dilakukan secara instan saat dewasa, melainkan harus dipupuk sejak masa kanak-kanak.

“Internalisasi Nilai: Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tapi pedoman perilaku. Dengan membiasakan anak berinteraksi dengan Al-Qur’an di pagi hari, diharapkan nilai-nilai kejujuran dan kesantunan melekat dalam aktivitas belajar mereka,” tambahnya

Lanjutnya, pembentukan karakter: masa MI (Madrasah Ibtidaiyah) adalah usia emas (golden age). Mengisi memori mereka dengan lantunan wahyu ilahi akan membentuk fondasi moral yang kokoh di tengah gempuran era digital.

Menumbuhkan Kecintaan, Bukan Sekadar Kewajiban

Tujuan jangka panjang dari pergeseran lokasi apel ini adalah untuk menanamkan rasa cinta yang tulus terhadap Al-Qur’an. Pihak sekolah ingin siswa memandang Al-Qur’an sebagai “kebutuhan” dan “sahabat”, bukan sekadar beban kurikulum.

“Tujuan utama kami adalah menanamkan kecintaan. Kami ingin anak-anak merasa nyaman berada di dekat Al-Qur’an. Ketika rasa cinta itu sudah tumbuh, mereka akan menjaganya dengan sukarela tanpa perlu dipaksa,” imbuhnya.

Harapan Masa Depan: Generasi Qur’ani

Pihak MI Walisongo 1 berharap, melalui konsistensi kegiatan seperti ini, para siswa tidak hanya khatam secara lisan, tetapi juga istikamah dalam membaca.

“Harapannya, tiada hari yang terlewatkan oleh para siswa tanpa membuka mushaf, baik di sekolah maupun di rumah,” pungkasnya.

Kegiatan apel pagi di masjid ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kelancaran proses belajar mengajar di MI Walisongo 1. Masyarakat sekitar pun menyambut positif inovasi ini sebagai langkah nyata mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan spiritual.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id