Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
29 Oktober 2026 | 17:39 WIB
Daerah

PKM Internasional FEB UNUSIA di Kairo Perkuat Literasi Keuangan dan Adaptasi Sosial

IMG 20261029 WA0136

 

KAIRO (Surau.ID)— Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (FEB UNUSIA) berkolaborasi dengan Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Kairo, Mesir, pada 27–29 Oktober 2026.

Kegiatan bertema Peningkatan Kapasitas Mahasiswa Indonesia dalam Konteks Sosial Masyarakat Mesir dan Tata Kelola Keuangan serta Transaksi Internasional ini melibatkan 54 mahasiswa Indonesia.

Dekan FEB UNUSIA, Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi internasionalisasi pengabdian perguruan tinggi.

“Mahasiswa Indonesia di Mesir tidak cukup hanya unggul secara akademik. Mereka harus memahami tata kelola keuangan, transaksi internasional, risiko nilai tukar, serta memiliki kecakapan beradaptasi dengan masyarakat setempat,” ungkap Aras.

Rangkaian dimulai pada 27 Oktober melalui sosialisasi peraturan mahasiswa asing dan pengenalan budaya di KBRI Kairo.

Direktur PKUMI, Prof. Dr. KH. Ahmad Thib Raya, M.A., menekankan pentingnya pembentukan karakter ulama berwawasan global.

“Pendidikan kader ulama harus melahirkan generasi yang memiliki kedalaman keilmuan, integritas, kemandirian, dan kemampuan memahami kehidupan masyarakat internasional,” tegasnya.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo, Dr. Abdul Muta’ali, menyampaikan, “Mahasiswa Indonesia harus memahami ketentuan pendidikan dan administrasi serta menjaga tanggung jawab selama menempuh studi di Mesir.”

Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Kairo, Muhammad Nursalim, menambahkan, “Kemampuan beradaptasi dan menghormati budaya setempat menjadi bagian penting dalam menjaga citra Indonesia.”

Pada 28 Oktober, kegiatan dilanjutkan dengan audiensi bersama Fakultas Ilmu-Ilmu Islam dan pusat pengembangan pendidikan mahasiswa asing Al-Azhar, serta pelatihan literasi keuangan di Nasr City.

Dekan Fakultas Ilmu-Ilmu Islam untuk Mahasiswa Asing, Prof. Dr. Nahla Sabri Al-Saidi, menyatakan, “Penguatan kemampuan bahasa dan pemahaman budaya merupakan fondasi penting keberhasilan pendidikan mahasiswa internasional.”

Wakil Dekan Bidang Pascasarjana dan Penelitian, Prof. Dr. Syahidah Mas’ad Mar’i, menuturkan, “Kolaborasi akademik dan penelitian dapat memperluas pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan Mesir.”

Muhammad Amin Bukhari, mahasiswa doktoral Tafsir Universitas Al-Azhar, menjelaskan, “Mahasiswa perlu memahami karakter sosial masyarakat Mesir agar mampu membangun komunikasi dan kehidupan akademik yang harmonis.”

Rangkaian dilanjutkan pada 29 Oktober melalui audiensi dengan Universitas Al-Azhar.

Rektor Al-Azhar, Prof. Dr. Mahmoud Seddik, menyampaikan, “Kerja sama pendidikan internasional menjadi jembatan penguatan keilmuan dan hubungan akademik antarlembaga.”

Kegiatan yang turut melibatkan Muhammad Yusuf Perdana, mahasiswa magister Fikih Al-Azhar, ini mempertegas komitmen FEB UNUSIA memperluas pengabdian internasional melalui pemberdayaan mahasiswa, penguatan literasi keuangan, dan diplomasi pendidikan Indonesia–Mesir.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id