JAKARTA (Surau.ID) – Forum internasional Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 resmi dibuka di Jakarta pada Sabtu (5/9/2026) guna memperkenalkan sistem pendidikan holistik pesantren ke dunia internasional.
Pembukaan GIHES 2026 menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Ratusan pimpinan lembaga pendidikan Islam, akademisi, serta pembuat kebijakan dari berbagai negara menghadiri gelaran strategis tersebut.
Acara diisi sambutan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Drs. K.H. Akrim Mariyati, Dipl.A.Ed., Ketua MPR RI, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, hingga Rektor UNIDA.
Pendidikan Holistik Jawab Tantangan Modern
Forum yang mengusung tema “Exploring and Revealing the Pesantren Education System” mempertemukan berbagai perspektif dari lima benua. Diskusi difokuskan pada penguatan karakter, spiritualitas, kepemimpinan, kemandirian, dan ketahanan generasi muda.
GIHES 2026 juga menekankan pentingnya integrasi ilmu pengetahuan, nilai keagamaan, serta pembentukan etos kerja. Sistem pesantren dinilai mampu menjawab berbagai tantangan serta perubahan zaman di era pendidikan modern saat ini.
Langkah Strategis Memperkuat Jejaring Global
Selama dua hari, rangkaian forum internasional ini membahas tata kelola lembaga, pemanfaatan teknologi, serta penguatan jejaring kerja sama pendidikan lintas negara secara berkelanjutan.
“Pertemuan ini menandai langkah strategis untuk mempertemukan pengalaman pendidikan pesantren dengan perspektif praktisi dan akademisi internasional,” ujar Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Drs. K.H. Akrim Mariyati, Dipl.A.Ed.
Inisiatif ini menegaskan bahwa pesantren tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga memimpin transformasi pendidikan dunia berbasis nilai spiritual dan karakter mulia.