SITUBONDO (Surau.ID) – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Ushuluddin (FDU) Universitas Ibrahimy (UNIB) Situbondo sukses melangsungkan proses Asesmen Lapangan pada Sabtu (16/5).
Agenda krusial ini digelar dalam rangka penjaminan serta peningkatan mutu pendidikan tinggi di kampus tersebut.
Dua asesor dikerahkan untuk memverifikasi kesesuaian dokumen akreditasi dengan implementasi riil di lapangan. Mereka adalah Prof. Dr. Drs. Najahan Musyafak, M.A. dari UIN Walisongo Semarang dan Dr. Yopi Kusmiati, M.Si. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Ketua Prodi KPI UNIB, Mohammad Nuril Anwar, S.Sos., M.Pd., M.Sos., mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kerja keras semua pihak yang membuat agenda satu hari penuh ini berjalan kondusif.
“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh unsur yang telah mendukung sehingga proses asesmen dapat berjalan dengan lancar dan tertib,” ungkapnya.
Proses peninjauan mutu ini mengukur capaian kinerja prodi berdasarkan standar pendidikan nasional. Terdapat sejumlah poin strategis yang menjadi fokus penilaian tim asesor, antara lain: Visi dan arah pengembangan institusi. Tata kelola, sistem informasi, dan manajemen keuangan.
Layanan kemahasiswaan serta pengelolaan SDM. Ketersediaan sarana dan prasarana penunjang kuliah. Kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat (Tridarma Perguruan Tinggi).
Pada sesi penutup, tim asesor memaparkan evaluasi menyeluruh terhadap performa prodi. Anggota tim asesor, Prof. Dr. Drs. Najahan Musyafak, M.A., mengingatkan bahwa akreditasi bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting untuk mengukur kualitas program studi secara komprehensif.
Langkah ini, menurut Najahan, sangat vital untuk mendongkrak daya saing lulusan, baik di kancah nasional maupun internasional.