Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
19 Juli 2026 | 06:52 WIB
Daerah

Resmi Dilantik, PK PMII Djoyolelono Jadi Mitra Kritis Pemkab

IMG

 

PROBOLINGGO (Surau.ID) – Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Djoyolelono ke-V resmi dilantik di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/7/2026). Mengusung tema “Reposisi Identitas di Ruang Kolektif”, momentum ini diarahkan untuk meneguhkan kembali jati diri organisasi yang adaptif, kritis, dan responsif terhadap dinamika sosial.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo menempatkan PMII sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Abdul Ghofur, yang hadir mewakili Bupati, menyatakan bahwa pemerintah memerlukan sumbangsih gagasan serta kritik yang membangun dari ruang-ruang kemahasiswaan.

Ketua PC PMII Probolinggo, Dedi Bayu Angga, mendukung penuh langkah komisariat untuk membuka ruang dialog langsung dengan pemerintah. 

Namun, ia menekankan pentingnya argumentasi yang kuat dan berbasis data.

“Semua komisariat boleh beraudiensi dengan pemerintah. Sampaikan kritik dan gagasan dengan komunikasi yang baik, data yang jelas, dan solusi yang nyata. PMII harus menjadi mitra kritis, bukan sekadar pengkritik,” tegasnya.

Dorongan untuk menjaga kepekaan sosial juga datang dari struktur alumni. Ketua IKA PMII Djoyolelono, Muhammad Ali, mengingatkan para kader agar tidak bersikap apatis terhadap persoalan di sekitar mereka dan harus tetap berpihak pada kepentingan masyarakat. 

Selaras dengan itu, Mabinkom PK PMII Djoyolelono, Khoiruddin, berpesan agar kepengurusan baru mampu menjaga keberlangsungan organisasi di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Sementara itu, Ketua PK PMII Djoyolelono ke-V terpilih, Sahabat Nur Kholis Majid, menegaskan komitmennya untuk merawat warisan gerakan para pendahulu.

“Saya berdiri di sini bukan karena menjadi orang yang paling hebat, tetapi sebagai kader yang dipercaya menjaga api perjuangan yang telah dinyalakan oleh para pendahulu PK PMII Djoyolelono,” ujarnya.

Terkait tema besar yang diusung, Nur Kholis menambahkan bahwa identitas PMII tidak boleh mandek sebagai simbol formalitas semata.

“Hari ini identitas harus diperjuangkan dan harus dirawat. Sebab identitas adalah nilai yang hidup dalam setiap gerak dan pengabdian kader kepada masyarakat,” pungkasnya.

Prosesi pelantikan ini dihadiri oleh jajaran Pemkab Probolinggo, senior alumni, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), serta ratusan kader PMII dari berbagai komisariat dan rayon di wilayah Probolinggo. 

Langkah awal kepengurusan ini diharapkan mampu memperkuat sistem kaderisasi, menghidupkan tradisi intelektual, dan membangun kolaborasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id