PROBOLINGGO (Surau.ID) — Tim Formatur Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Probolinggo menggelar musyawarah penyusunan komposisi kepengurusan masa khidmat 2026–2029 di kawasan wisata Pantai Bentar, Rabu (5/8/2026).
Musyawarah ini difokuskan untuk merancang struktur organisasi yang solid dan responsif terhadap tantangan kepemudaan ke depan.
Ketua Terpilih sekaligus Ketua Formatur DPD KNPI Kabupaten Probolinggo, Mohammad Safi’i, menegaskan proses rekrutmen pengurus dilakukan secara cermat guna memastikan setiap individu memiliki komitmen kerja yang nyata.
Ia menginginkan memilih orang-orang yang benar-benar memiliki komitmen dalam menjalankan tugas kepengurusan. Kepengurusan ini harus menjadi wadah kerja dan pengabdian bagi pemuda.
“Kepengurusan nanti tidak selesai di atas kertas, melainkan harus menghadirkan progres yang nyata bagi organisasi maupun masyarakat,” katanya.
Safi’i menambahkan, sebagai wadah berhimpun organisasi pemuda, KNPI dituntut lebih adaptif dalam menghadapi dinamika sosial, perkembangan teknologi, dan tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Oleh karena itu, jajaran pengurus baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi serta melahirkan program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Dukungan senada disampaikan Ketua Demisioner DPD KNPI Kabupaten Probolinggo, Moh. Taufiq. Ia mengingatkan agar jajaran pengurus baru senantiasa mengalibrasi arah gerak organisasi dengan konstelasi dan dinamika nasional.
Baginya, kepengurusan yang akan dibentuk perlu menyesuaikan dengan kondisi dan situasi Indonesia saat ini agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.
“Pemuda memiliki posisi penting sebagai penerus bangsa yang akan menentukan arah pembangunan pada masa mendatang,” jelasnya.
Ia berharap KNPI Kabupaten Probolinggo terus menjaga peran strategisnya sebagai rumah bersama dalam menjalin komunikasi antarlembaga kepemudaan serta mencetak generasi muda yang berdaya saing.