BATAM (Surau.ID) – Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) Kemdiktisaintek mengajak seluruh perguruan tinggi di Batam memaksimalkan berbagai program riset untuk memperkuat kapasitas dan kolaborasi strategis, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Politeknik Negeri Batam ini menjadi ruang dialog penting bagi perguruan tinggi negeri maupun swasta. Fokus utamanya adalah mendorong inovasi penelitian agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, dunia usaha, serta pembangunan daerah.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XVII, Nopriadi, menekankan bahwa kolaborasi dari tahap penyusunan proposal hingga hilirisasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan nasional.
Penguatan Ekosistem Riset Nasional
Pemerintah berkomitmen memperluas pemerataan kapasitas riset, tidak hanya bagi perguruan tinggi yang sudah mapan, tetapi juga bagi dosen dan institusi yang sedang membangun budaya riset. Kemdiktisaintek kini memperkuat skema pendanaan melalui APBN dan sinergi dengan LPDP.
Berbagai program yang ditawarkan mencakup Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa), Program Hilirisasi Riset Sinergi, hingga Program Riset Kemitraan Internasional. Perguruan tinggi didorong membangun kemitraan erat dengan industri serta pemerintah daerah agar hasil penelitian lebih mudah diimplementasikan.
Dialog Strategis Masa Depan Riset
“Kita ingin meningkatkan rata-rata kapasitas riset nasional. Karena itu, kesempatan tidak hanya diberikan kepada perguruan tinggi yang selama ini sudah kuat, tetapi juga kepada perguruan tinggi dan dosen yang baru mulai membangun budaya riset,” ujar Dirjen Risbang, Fauzan Adziman.
Diskusi interaktif ini turut membahas peluang pendanaan, pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam riset, serta pengembangan pendidikan vokasi. Seluruh masukan dari peserta akan menjadi bahan bagi Ditjen Risbang untuk menyempurnakan kebijakan layanan riset di masa mendatang.
Forum ini menegaskan komitmen Ditjen Risbang dalam memperluas partisipasi institusi pendidikan untuk menjawab tantangan pembangunan melalui riset yang berdampak luas.