JAKARTA (Surau.ID) – Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi resmi tiba di Tanjung Priok untuk ditransformasi menjadi KRI Sriwijaya guna memperkuat armada TNI Angkatan Laut, Jumat (18/9/2026).
Kapal perang asal Italia berpanjang 180,2 meter ini menjadi aset kapal induk pertama yang dimiliki Indonesia dalam sejarah pengembangan pertahanan maritim nasional.
Pelayaran dari Italia menuju perairan Indonesia yang dimulai sejak Agustus lalu kini memasuki tahap akhir perubahan identitas operasional.
Spesifikasi Tempur dan Kapasitas Geladak
Kapal ini dibekali empat turbin gas yang memungkinkannya melaju hingga kecepatan 30 knot serta mengangkut belasan unit helikopter maupun pesawat tempur STOVL.
Sistem pertahanannya diperkuat rudal antiudara, persenjataan CIWS OTO Melara, serta perlengkapan pendeteksi anti-kapal selam untuk mengawal kawasan perairan.
Simbol Kemajuan Armada Laut Nasional
Kehadiran unit ini diharapkan mampu mendongkrak daya gentar pertahanan laut Indonesia di kancah regional maupun internasional.
Pemerintah terus berkomitmen memodernisasi alutsista guna menjaga kedaulatan wilayah laut serta mengantisipasi berbagai tantangan keamanan masa depan.
KRI Sriwijaya menjadi simbol transformasi kemampuan pertahanan laut Indonesia dalam menjaga seluruh wilayah kepulauan nusantara.
Langkah bersejarah ini menandai era baru kekuatan maritim Indonesia yang semakin tangguh, mandiri, dan disegani di kawasan global.