JEMBER (Surau.ID) – Sebanyak 1.747 pencari kerja tercatat mengikuti UNEJ-KAUJE Career Expo 2026 yang digelar Universitas Jember (UNEJ) melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (PKK) bersama Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE).
Kegiatan yang berlangsung pada 26–27 Agustus 2026 di Gedung Soetardjo UNEJ tersebut menjadi salah satu upaya mempertemukan lulusan perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Jumlah peserta yang mendaftar hingga hari pembukaan bahkan masih berpotensi bertambah.
Kepala UPA PKK UNEJ, Rokhani, mengatakan mayoritas peserta merupakan lulusan sarjana dengan persentase mencapai 89 persen. Selanjutnya, lulusan diploma tiga sebanyak 6 persen, lulusan pascasarjana 3 persen, dan lulusan SLTA sebesar 2 persen.
Dari total 1.747 pencari kerja, sebanyak 1.466 orang atau sekitar 84 persen merupakan lulusan UNEJ. Mereka berkesempatan bertemu dan mencari informasi peluang karier dari puluhan perusahaan yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Perusahaan yang berpartisipasi berasal dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, properti hingga manufaktur. Beberapa di antaranya BNI, BTPN Syariah, Bank Mandiri, PT Surabaya Mekabox, Saraswanti Group dan Petrokimia Gresik.
“Tahun ini merupakan kali ketiga penyelenggaraan career expo bekerja sama dengan KAUJE. Tidak hanya menjembatani lulusan dengan DUDI, kami juga menggelar berbagai kegiatan mulai seminar, talk show hingga konsultasi karier,” ujar Rokhani.
Rektor UNEJ, Iwan Taruna, mengapresiasi sinergi UPA PKK dan KAUJE dalam menyelenggarakan career expo tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi kesempatan bagi lulusan untuk bertemu calon pemberi kerja, tetapi juga menjadi ruang bagi UNEJ untuk menyerap masukan dari dunia industri.
Masukan tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi dalam menyempurnakan kurikulum agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
Iwan menilai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk artificial intelligence (AI) dan internet of things (IoT), telah membawa perubahan besar terhadap lanskap pekerjaan. Sejumlah tugas yang sebelumnya banyak dilakukan oleh pekerja, seperti membuat presentasi, menerjemahkan dokumen hingga melakukan analisis awal, kini dapat dibantu oleh AI.
“AI adalah co-pilot. Untuk sisi inisiatif, integritas dan etika tetap harus dimiliki oleh pekerja,” tutur Iwan.
Sementara itu, Ketua Harian KAUJE, Hendra Kurniawan, menegaskan komitmen KAUJE untuk terus mendukung visi, misi dan berbagai program UNEJ. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan UNEJ-KAUJE Career Expo yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ketiga.
KAUJE juga menghadirkan alumni UNEJ yang telah berkarier di berbagai perusahaan serta alumni yang sukses mengembangkan usaha. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan pengalaman dan wawasan kepada para lulusan yang tengah mempersiapkan diri memasuki dunia kerja maupun dunia kewirausahaan.
Hendra mengatakan KAUJE berencana memperluas jaringan kerja sama dengan alumni yang berkarier di perusahaan maupun BUMN. Dengan demikian, jumlah perusahaan yang terlibat dalam career expo diharapkan semakin bertambah pada penyelenggaraan berikutnya.
“Kami tengah merencanakan menggalang kerja sama yang lebih luas dengan anggota KAUJE yang berkarier di perusahaan dan BUMN sehingga makin banyak perusahaan yang bergabung di kegiatan career expo. Termasuk menghadirkan anggota KAUJE yang sudah sukses berwirausaha supaya membagikan pengalamannya kepada para yunior,” kata Hendra.
Melalui kolaborasi UNEJ, KAUJE dan dunia industri, Career Expo 2026 diharapkan mampu membuka lebih banyak akses karier bagi lulusan sekaligus memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi, alumni dan kebutuhan dunia kerja.