YERUSALEM (Surau.ID) – Sekitar 40.000 jamaah menunaikan salat Isya dan Tarawih di kompleks Masjid Al-Aqsa pada Selasa (24/2) malam, menurut keterangan Departemen Wakaf Islam.
Puluhan ribu warga memadati area masjid meski otoritas Israel memberlakukan pembatasan ketat di Kota Tua Yerusalem. Aparat keamanan ditempatkan di sejumlah pintu masuk dan kawasan sekitar untuk melakukan pemeriksaan identitas terhadap jamaah yang hendak memasuki area tersebut.
Laporan menyebutkan, pembatasan juga diberlakukan bagi warga Palestina dari Tepi Barat yang ingin beribadah di Yerusalem. Mereka diwajibkan memperoleh izin keamanan terlebih dahulu sebelum memasuki wilayah tersebut.
Situasi ini berlangsung menjelang Ramadan, ketika jumlah jamaah biasanya meningkat signifikan di Masjid Al-Aqsa, salah satu situs suci umat Islam.
Secara terpisah, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada rakyat Palestina, baik yang berada di tanah air maupun di luar negeri, serta kepada negara-negara Arab dan Islam.
Dalam pesannya, Abbas menegaskan penghormatan atas keteguhan rakyat Palestina yang tetap bertahan di tanah mereka. Ia juga menyuarakan harapan agar aspirasi kemerdekaan Palestina dapat segera terwujud, termasuk pembentukan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.