Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
07 Juli 2026 | 19:11 WIB
Daerah

Program MBG Libur, Pedagang Buah Bondowoso Mengaku Omzet Anjlok Drastis

Petani semangka Bondowoso (Foto: Surau.ID/Ist)

 

BONDOWOSO (Surau.ID) – Penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah membawa dampak langsung terhadap pelaku usaha buah di Kabupaten Bondowoso. Pedagang semangka dan melon mengaku kehilangan salah satu pasar terbesar mereka sehingga penjualan menurun tajam dalam beberapa pekan terakhir.

Salah seorang pedagang buah, Haryanto, mengatakan permintaan buah mulai menurun sejak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi beroperasi sementara. 

Padahal, selama Program MBG berjalan, kebutuhan semangka dan melon meningkat cukup signifikan.

Ia mengungkapkan, sebelum program diliburkan, penjualan buah yang dikelolanya mampu mencapai dua hingga tiga ton setiap hari. 

Kini, jumlah tersebut merosot drastis dan hanya berkisar antara 30 hingga 50 kilogram per hari.

“Biasanya bisa terjual dua sampai tiga ton per hari. Sekarang paling hanya 30 sampai 50 kilogram saja,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Selain penurunan volume penjualan, harga buah di pasaran juga ikut melemah. Semangka dan melon yang sebelumnya dijual seharga Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram kini hanya dihargai sekitar Rp4 ribu sampai Rp5 ribu per kilogram.

Menurut Haryanto, kondisi tersebut terjadi karena pasokan buah masih melimpah, sementara permintaan dari Program MBG yang selama ini menjadi pembeli rutin berhenti sementara akibat libur sekolah.

Ia menilai Program MBG selama ini memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal. 

“Tidak hanya membantu pemasaran hasil panen petani, tetapi juga meningkatkan pendapatan pedagang buah,” ungkapnya.

Akibat menurunnya permintaan, banyak pedagang terpaksa menjual buah dengan harga lebih rendah agar stok tidak terlalu lama tersimpan. Kondisi itu turut menekan keuntungan yang diperoleh para pelaku usaha.

Haryanto berharap pemerintah dapat segera mengaktifkan kembali Program Makan Bergizi Gratis setelah kegiatan belajar mengajar dimulai sehingga permintaan buah kembali normal.

“Kami berharap MBG segera beroperasi kembali agar kesejahteraan petani dan pedagang buah di Bondowoso bisa kembali dirasakan,” pungkasnya.

Para pedagang optimistis penjualan akan kembali meningkat ketika Program MBG kembali berjalan. Mereka berharap keberlanjutan program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi pemenuhan gizi peserta didik, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi bagi petani dan pedagang buah lokal di Bondowoso.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id