SURABAYA (Surau.ID) – Anggota DPD RI Lia Istifhama mengajak pelaku UMKM di Surabaya mempercepat transformasi digital dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dalam pelatihan di Sawahan, Senin (27/7/2026).
Kegiatan pemberdayaan Markas UMKM tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, komunitas usaha, serta praktisi digital guna memperkuat kolaborasi konvergensi digital.
Transformasi digital dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar produk lokal mampu bersaing di tengah pergeseran pola belanja konsumen yang semakin mengandalkan internet.
Transformasi Digital dan Pemasaran Modern
Pola belanja masyarakat kini bergeser karena konsumen lebih dulu mencari informasi produk secara daring sebelum mengambil keputusan membeli di pasar.
Produk UMKM yang tidak memiliki jejak digital yang kuat berisiko tertinggal dan kalah bersaing dengan produk lain yang lebih mudah ditemukan di internet.
“Kalau UMKM tidak memanfaatkan teknologi digital, maka konsumen akan menemukan produk lain di internet. Ini peluang sekaligus tantangan,” kata Lia Istifhama, Anggota DPD RI.
Penguatan Daya Saing Usaha Lokal
Pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan dapat membantu pelaku usaha dalam hal pembuatan konten promosi, analisis pasar, hingga pengelolaan penjualan yang efisien.
“Jangan hanya diam jika ada yang perlu disampaikan. UMKM harus berani tampil, karena produk lokal kita memiliki kualitas yang cantik, penuh cinta, dan layak bersaing,” ujar Lia Istifhama.
Langkah strategis ini diharapkan mampu membekali para pelaku usaha lokal agar terus beradaptasi, berinovasi, serta memperluas jangkauan pasar tanpa terkendala biaya besar.