LUBUKLINGGAU (Surau.ID) – Khalyana Zahira Sandi, siswi kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lubuklinggau, menorehkan sejarah membanggakan dengan terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026.
Pelajar kelahiran 2010 ini mengikrarkan kesetiaannya saat dikukuhkan di Istana Negara, mewakili Provinsi Sumatera Selatan bersama 75 putra-putri terbaik bangsa dari 38 provinsi.
Pencapaian ini sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi madrasah tersebut sebagai perwakilan pertama yang berhasil melenggang hingga panggung kenegaraan nasional.
Perjuangan Panjang dan Dukungan Ekosistem Madrasah
Keberhasilan Khalyana melewati serangkaian seleksi ketat mulai tingkat kota, provinsi, hingga verifikasi pusat oleh BPIP, didukung penuh oleh manajemen waktu yang disiplin serta ketangguhan mental menghadapi berbagai tantangan.
Dukungan kuat dari keluarga, orang tua, serta pembinaan intensif di lingkungan madrasah menjadi pilar penting yang mengantarkan siswi asal Desa Mandi Aur, Musi Rawas, ini meraih impian masa kecilnya.
Pengalaman Berharga di Panggung Kenegaraan
Selain menunaikan tugas penting mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Merdeka, keikutsertaan ini juga memperluas wawasan Khalyana dalam menjalin persaudaraan dengan sesama anggota Paskibraka dari berbagai penjuru nusantara.
“Saya sangat bangga terlahir di Kota Lubuklinggau dan bisa membawa nama daerah ini hingga tingkat nasional,” ujar Khalyana penuh rasa syukur dan percaya diri.
Prestasi gemilang ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya, khususnya para pelajar madrasah, untuk terus merawat impian melalui ketekunan dan kerja keras.