SURABAYA (Surau.ID) – Perjalanan karier Akhmad Sruji Bahtiar hingga kini menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur diwarnai kerja keras, kemandirian, serta rekam jejak panjang di dunia pendidikan.
Pria kelahiran Pamekasan ini memulai dedikasinya sebagai tenaga pendidik hingga dipercaya memimpin sejumlah lembaga, mulai dari Kepala MTs Nurul Jadid hingga Kepala MAN Pajarakan Probolinggo.
Sebelum mencapai puncak kariernya di tingkat provinsi, Bahtiar dikenal sebagai sosok gigih yang pernah melakoni berbagai pekerjaan serabutan semasa kuliah di Nurul Jadid untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Rekam Jejak Kepemimpinan
Kariernya terus merangkak naik ketika ditarik ke tingkat wilayah dengan menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jatim, sebelum akhirnya mengemban amanah sebagai Kepala Kankemenag Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Jember.
Berkat dedikasi dan kontribusi positifnya yang luas selama memimpin berbagai instansi di lingkungan kementerian, namanya resmi dilantik sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur pada tahun 2024 di Jakarta.
Dedikasi untuk Pendidikan dan Masyarakat
Selain aktif berkecimpung di birokrasi pemerintahan dan keagamaan, ia juga memiliki rekam jejak organisasi yang kuat, termasuk aktif di gerakan Pramuka sejak masa sekolah dasar yang mengantarkannya meraih penghargaan Satyalancana Karya Satya.
“Semasa kuliah di Nurul Jadid, Bahtiar sudah mulai bekerja dengan berjualan televisi bekas, jam tangan, motor bekas, batik dan kerupuk,” tulis catatan biografi mengenai kemandirian sosok pemimpin yang dikenal berdikari tersebut.
Kini, di bawah kepemimpinannya, Kemenag Jatim terus didorong untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang profesional, adaptif, serta berintegritas tinggi bagi seluruh masyarakat di wilayah Jawa Timur.