JOMBANG (Surau.ID) – Ribuan nahdliyin dari berbagai daerah bersama pengurus JATMAN DKI Jakarta menggelar istighotsah dan manaqib kubro di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada Selasa (25/8/2026) malam.
Agenda spiritual yang dirangkai untuk memperingati Maulid Nabi ini diselenggarakan secara khusyuk guna memohon kelancaran serta kesuksesan perhelatan akbar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama agar berjalan lancar.
Mengusung tema penguatan rohani, majelis doa bersama ini menjadi ikhtiar batin agar permusyawaratan tertinggi warga Nahdliyin senantiasa sejuk, damai, rukun, dan guyub tanpa perpecahan.
Ikhtiar Batin Mengetuk Langit
Mudir ‘Aly JATMAN, Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, menegaskan bahwa pendekatan jiwa memiliki daya rekat kuat dalam merajut persaudaraan di tengah berbagai perbedaan pandangan.
Melalui dzikir dan doa yang dipanjatkan para ahli thariqah, seluruh pengambil kebijakan dan keputusan muktamar diharapkan mendapat bimbingan Allah SWT demi kemaslahatan umat.
“Yang di ujung, dari ujung menjadi satu. Satu untuk Nahdlatul Ulama, Nahdlatul Ulama untuk Indonesia, dan Indonesia untuk perdamaian dunia,” ujar Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, Mudir ‘Aly JATMAN.
Merajut Damai dan Kemaslahatan Bangsa
Seluruh rangkaian acara yang dimulai sejak khotmil Qur’an hingga doa malam tersebut diharapkan mampu membawa berkah serta mewujudkan pelaksanaan muktamar yang aman dan damai.
“Kita doakan rohani para pengambil kebijakan, para pengambil keputusan Muktamar NU disatukan melalui doa JATMAN, semoga Muktamare adem, ayem, rukun, guyub,” tambah Ali Masykur Musa.
Keterlibatan aktif para pengamal dzikir ini membuktikan komitmen kuat umat dalam mengawal jalannya muktamar agar senantiasa menghadirkan kedamaian serta kemaslahatan nyata bagi bangsa.