SIDOARJO (Surau.ID) – Sebanyak 581 dari 666 korban keracunan Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo dipulangkan, sedangkan 77 pasien lainnya masih dirawat inap pada Kamis (3/9/2026).
Insiden ini berdampak pada ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam serta siswa dari lima sekolah yang mengonsumsi sajian pasokan dapur SPPG Kalitengah.
Pemerintah daerah bersama dinas kesehatan bergerak cepat mengendalikan situasi medis untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal hingga pulih total.
Penanganan dan Observasi Medis Pasien
Seluruh pasien tersebar di RSUD Notopuro, RSI Siti Hajar, RS Delta Surya, dan RS Arafah Anwar Medika tanpa ada yang berkondisi berat.
Observasi ketat terus diperketat guna mengantisipasi keluhan susulan sebelum tim medis memberikan izin pulang bagi sisa pasien yang dirawat.
Pemantauan Lapangan dan Dampak Lanjutan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau kondisi para korban di rumah sakit untuk memastikan perkembangan kesehatan mereka.
“Yang saya tanyakan kepada semua pasien, mual dan pusing sudah tidak ada,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Langkah evaluasi menyeluruh kini dijalankan guna mengusut penyebab pasti kontaminasi makanan demi mencegah terulangnya kejadian serupa.